http://i48.tinypic.com/eamrur.jpg Source: https://www.linksukses.com/2013/01/menampilkan-kursor-animasi-pada-blog.html

14/09/26

Selasa, 15 September 2026-2.A-Seni Rupa

IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Pancasila
Hari, Tanggal: Selasa, 15 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Warna Panas, Warna Dingin, dan Warna Netral
Pertemuan ke: 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Warna panas, warna dingin dan warna netral)

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat secara sadar mengamati dan mengenali perbedaan warna panas, warna dingin, dan warna netral pada benda serta karya seni di sekitarnya.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat mengaitkan warna panas, warna dingin, dan warna netral dengan kehidupan sehari-hari serta keindahan ciptaan Allah Swt., seperti warna matahari, api, daun, langit, awan, dan berbagai benda di lingkungan sekitar.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar mengenal dan mengelompokkan warna panas, dingin, dan netral melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan mencari warna, mencocokkan warna, mengelompokkan gambar, dan mewarnai.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati berbagai warna pada benda dan gambar di sekitar.
  2. Mengenal pengertian warna panas, warna dingin, dan warna netral.
  3. Menyebutkan contoh warna panas.
  4. Menyebutkan contoh warna dingin.
  5. Menyebutkan contoh warna netral.
  6. Mengelompokkan warna ke dalam kelompok warna panas, dingin, dan netral.
  7. Mengidentifikasi penggunaan warna panas, dingin, dan netral pada benda atau karya seni.
  8. Membuat karya sederhana menggunakan warna panas, dingin, dan netral.

 

📌 MATERI: Warna Panas, warna dingin dan warna netral

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Menyimak, tanya jawab, demonstrasi, mengamati gambar, mengelompokkan warna, dan latihan.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, video pembelajaran, kartu warna, gambar, alat mewarnai, dan benda-benda di lingkungan sekitar.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda di sekitar kalian. Ada warna merah, kuning, biru, hijau, putih, hitam, dan masih banyak warna lainnya. Tahukah kalian bahwa warna-warna tersebut dapat memberikan kesan yang berbeda?

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat melihat warna merah pada bunga, kuning pada buah, biru pada langit, hijau pada daun, serta berbagai warna lainnya. 🌈

Hari ini kita akan belajar mengenal warna panas, warna dingin, dan warna netral.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah dan beragam. Kita dapat mengamati warna pada bunga, buah, daun, langit, air, dan benda di sekitar kita.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah pemilik seluruh alam. Kita belajar menjaga lingkungan dan menghargai keindahan warna yang ada di sekitar kita.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, termasuk tumbuhan dan buah-buahan yang memiliki warna beragam. Kita dapat mensyukuri nikmat tersebut dengan menjaga lingkungan dan berkarya dengan kreatif.

✨ Anak-anak hebat, mari kita belajar mengenal warna dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!

Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah Swt., mampu membedakan warna, serta menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈

 


1. Apa Itu Warna?

Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat benda dan karya seni terlihat lebih indah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat berbagai macam warna pada bunga, buah, daun, langit, pakaian, mainan, dan benda lainnya.

2. Warna Panas

Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, cerah, semangat, dan berani.

Contoh warna panas:

  • 🔴 Merah
  • 🟠 Jingga/Oranye
  • 🟡 Kuning

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • 🔴 Merah seperti warna cabai dan bunga mawar.
  • 🟠 Jingga seperti warna jeruk.
  • 🟡 Kuning seperti warna matahari dan pisang.

3. Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, dan nyaman.

Contoh warna dingin:

  • 🔵 Biru
  • 🟢 Hijau
  • 🟣 Ungu

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • 🔵 Biru seperti warna langit dan air.
  • 🟢 Hijau seperti warna daun dan rumput.
  • 🟣 Ungu seperti warna bunga tertentu.

4. Warna Netral

Warna netral adalah warna yang memberikan kesan sederhana, tenang, dan tidak terlalu mencolok.

Contoh warna netral:

  • ⚫ Hitam
  • ⚪ Putih
  • 🩶 Abu-abu
  • 🤎 Cokelat

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • ⚪ Putih seperti warna kertas.
  • ⚫ Hitam seperti warna beberapa benda di sekitar.
  • 🩶 Abu-abu seperti warna batu.
  • 🤎 Cokelat seperti warna tanah dan kayu.

5. Mengelompokkan Warna

Kelompok WarnaContoh Warna
🔥 Warna PanasMerah, jingga, kuning
❄️ Warna DinginBiru, hijau, ungu
⚪ Warna NetralHitam, putih, abu-abu, cokelat

6. Contoh Penggunaan dalam Karya Seni

Warna panas dapat digunakan untuk memberikan kesan ceria dan bersemangat.

Warna dingin dapat digunakan untuk memberikan kesan tenang dan sejuk.

Warna netral dapat digunakan untuk memberikan kesan sederhana dan seimbang.

✨ Keanekaragaman warna merupakan salah satu bentuk keindahan ciptaan Allah Swt. yang dapat kita lihat di lingkungan sekitar.

Ø Asesmen/Post Test

  1. Sebutkan tiga contoh warna panas!
  2. Sebutkan tiga contoh warna dingin!
  3. Sebutkan dua contoh warna netral!
  4. Merah termasuk warna panas, dingin, atau netral?
  5. Biru termasuk warna panas, dingin, atau netral?
  6. Hitam termasuk warna panas, dingin, atau netral?
  7. Kelompokkan warna berikut: merah, biru, kuning, hijau, hitam, dan putih sesuai kelompoknya!

Selasa, 15 September 2026-2.A-Pancasila

 IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Pancasila
Hari, Tanggal: Selasa, 15 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga
Pertemuan ke: 1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid dapat mengidentifikasi dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak pembelajaran dengan tertib dan mengenali perilaku sehari-hari di rumah yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan yang dilakukan bersama Ayah, Bunda, dan anggota keluarga di rumah.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui kegiatan mengamati gambar, menjawab pertanyaan, dan melakukan praktik sederhana penerapan nilai Pancasila bersama keluarga.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.
  2. Menghubungkan perilaku sehari-hari di rumah dengan sila-sila Pancasila.
  3. Menjelaskan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga.
  4. Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.
  5. Mempraktikkan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

 

📌 MATERI: Perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di lingkungan rumah/keluarga

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
Tanya jawab, pengamatan, diskusi, demonstrasi, praktik, penugasan, dan refleksi.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, gambar kegiatan di lingkungan keluarga, kartu/gambar sila Pancasila, video pembelajaran.


Ø Apersepsi

ssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖 Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah terlebih dahulu agar kegiatan belajar kita hari ini diberikan kemudahan dan keberkahan. 🤲✨

Anak-anak, coba ingat kegiatan yang kalian lakukan bersama keluarga di rumah. Pernahkah kalian membantu Ayah dan Bunda, berdoa bersama, berbagi dengan saudara, atau bekerja sama membersihkan rumah?

Perbuatan-perbuatan tersebut merupakan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Hari ini kita akan belajar tentang nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. Kita akan belajar mengenali perilaku yang sesuai dengan Pancasila dan menghubungkannya dengan kegiatan yang kita lakukan sehari-hari di rumah.

Setelah belajar, ananda akan melakukan satu kegiatan sederhana untuk mempraktikkan nilai Pancasila bersama keluarga. 🌷



Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga



Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. Nilai-nilai Pancasila dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan keluarga.

Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa

Contoh penerapan di keluarga:

  • Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
  • Melaksanakan ibadah dengan tertib.
  • Bersyukur kepada Allah Swt.
  • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

⛓️ Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Contoh penerapan:

  • Menyayangi Ayah, Bunda, dan saudara.
  • Berbicara dengan sopan.
  • Membantu orang tua.
  • Tidak mengejek atau menyakiti saudara.

🌳 Sila ke-3: Persatuan Indonesia

Contoh penerapan:

  • Hidup rukun bersama keluarga.
  • Bekerja sama membersihkan rumah.
  • Tidak bertengkar dengan saudara.
  • Saling menyayangi dan menjaga kerukunan.

🐂 Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Contoh penerapan:

  • Mendengarkan pendapat anggota keluarga.
  • Berdiskusi ketika menentukan kegiatan keluarga.
  • Tidak memaksakan kehendak.
  • Menerima keputusan bersama.

🌾 Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Contoh penerapan:

  • Berbagi dengan saudara.
  • Melaksanakan tugas rumah dengan adil.
  • Tidak berebut.
  • Menghargai hak anggota keluarga.

Ø Soal Asesmen / Post Test

A. Pilihlah jawaban yang tepat!

  1. Sebelum belajar bersama keluarga, sebaiknya kita ....

    a. berdoa

    b. bermain

    c. bertengkar

  2. Siti membantu Bunda merapikan meja makan. Sikap Siti sesuai dengan nilai ....

    a. membantu keluarga

    b. malas membantu

    c. tidak peduli

  3. Andi dan kakaknya bekerja sama membersihkan rumah. Perilaku tersebut sesuai dengan sila ke-....

    a. 1

    b. 3

    c. 5

  4. Ketika Ayah dan Bunda sedang berbicara, kita sebaiknya ....

    a. mendengarkan

    b. memotong pembicaraan

    c. berteriak

  5. Rani berbagi makanan dengan adiknya. Perilaku Rani sesuai dengan sila ke-....

    a. 2

    b. 4

    c. 5

B. Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

  1. Berdoa sebelum makan merupakan contoh penerapan sila ke-____ Pancasila.
  2. Kita harus berbicara kepada Ayah dan Bunda dengan bahasa yang ____.
  3. Membersihkan rumah bersama keluarga merupakan contoh sikap ____.
  4. Saat bermusyawarah, kita tidak boleh memaksakan ____.
  5. Berbagi secara adil dengan saudara merupakan contoh penerapan sila ke-____.

Ø Kunci Jawaban/uraian:


Selasa, 15 September 2026-2.A-Matematika

IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Matematika
Hari, Tanggal: Selasa, 15 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Operasi Penjumlahan sampai 100
Pertemuan ke: 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mamp menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 100

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama, memperhatikan bilangan yang dijumlahkan, serta menghitung secara teliti agar memperoleh hasil yang benar.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan operasi penjumlahan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah pensil, buku, buah, mainan, atau benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar penjumlahan melalui permainan kartu angka, benda konkret, kegiatan berhitung bersama, dan menyelesaikan tantangan penjumlahan dengan cara yang menyenangkan.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.
  2. Menjumlahkan bilangan menggunakan benda konkret.
  3. Menjumlahkan bilangan satuan dengan satuan.
  4. Menjumlahkan bilangan puluhan dengan puluhan.
  5. Menjumlahkan bilangan dua angka dengan hasil sampai 100.
  6. Memahami penjumlahan berdasarkan nilai tempat puluhan dan satuan.
  7. Menyelesaikan penjumlahan tanpa menyimpan.
  8. Mengenal penjumlahan dengan menyimpan secara sederhana.
  9. Menyelesaikan soal penjumlahan dalam kehidupan sehari-hari.

 

📌 MATERI: OPERASI PENJUMLAHAN SAMPAI 100

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan kartu angka, penggunaan benda konkret, dan latihan.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu angka, stik es krim/benda konkret, gambar benda, papan nilai tempat puluhan dan satuan, serta video pembelajaran.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Anak-anak hebat, Allah Swt. menciptakan berbagai benda di sekitar kita dengan jumlah yang berbeda-beda. Ketika kita menghitung benda, kita dapat menyusun jumlahnya menjadi sebuah bilangan dan menguraikannya menjadi puluhan dan satuan.

Coba perhatikan, jika Ibu memiliki 35 pensil, berapa puluhan dan berapa satuannya?

Nah, hari ini kita akan belajar menyusun dan mengurai bilangan sampai 100 melalui kegiatan komposisi dan dekomposisi bilangan. Kita akan belajar dengan benda konkret dan permainan angka agar lebih mudah dan menyenangkan. 🌟

 


A. Apa Itu Penjumlahan?

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih menjadi satu jumlah.

Tanda penjumlahan adalah: +

Tanda sama dengan adalah: =

Contoh: 3 + 2 = 5

Artinya, 3 benda digabung dengan 2 benda sehingga menjadi 5 benda.


B. Penjumlahan Menggunakan Benda Konkret

Perhatikan contoh berikut.

🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

Jadi: 3 + 2 = 5

Contoh lainnya:

✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️ = 7

Jadi: 4 + 3 = 7


C. Penjumlahan Berdasarkan Puluhan dan Satuan

Bilangan dua angka terdiri atas puluhan dan satuan.

Contoh: 34 + 25

Bilangan 34 terdiri dari:

  • 3 puluhan = 30
  • 4 satuan = 4

Bilangan 25 terdiri dari:

  • 2 puluhan = 20
  • 5 satuan = 5

Kita jumlahkan puluhan dan satuan.

30 + 20 = 50

4 + 5 = 9

Jadi:

34 + 25 = 59


D. Contoh Penjumlahan Tanpa Menyimpan

Contoh 1

23 + 14 = ...

Puluhan: 20 + 10 = 30

Satuan: 3 + 4 = 7

Jadi: 23 + 14 = 37


Contoh 2

42 + 25 = ...

Puluhan: 40 + 20 = 60

Satuan: 2 + 5 = 7

Jadi: 42 + 25 = 67


E. Penjumlahan dengan Menyimpan

Jika jumlah satuan 10 atau lebih, maka 10 satuan dapat ditukar menjadi 1 puluhan.

Contoh: 27 + 15

Jumlahkan satuannya: 7 + 5 = 12

12 satuan terdiri dari: 1 puluhan dan 2 satuan

Kemudian jumlahkan puluhannya: 2 puluhan + 1 puluhan + 1 puluhan = 4 puluhan

Jadi: 27 + 15 = 42


Contoh lainnya

38 + 24 = ...

Satuan: 8 + 4 = 12

12 satuan = 1 puluhan + 2 satuan

Puluhan: 3 + 2 + 1 = 6

Jadi: 38 + 24 = 62


F. Penjumlahan Bersusun

Penjumlahan dapat dilakukan dengan cara bersusun.

Contoh:

  24
+ 35
----
  59

Langkah:

  1. Jumlahkan satuan: 4 + 5 = 9
  2. Jumlahkan puluhan: 2 + 3 = 5
  3. Jadi, 24 + 35 = 59

Contoh dengan menyimpan

  27
+ 15
----
  42

Langkah:

  1. Satuan: 7 + 5 = 12
  2. Tulis angka 2 pada tempat satuan.
  3. Simpan 1 puluhan.
  4. Puluhan: 2 + 1 + 1 = 4
  5. Jadi, 27 + 15 = 42.

G. Penjumlahan dalam Kehidupan Sehari-hari

Penjumlahan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh 1

Dina mempunyai 25 pensil.
Ibu memberikan lagi 13 pensil.

Berapa jumlah pensil Dina sekarang?

25 + 13 = 38

Jadi, jumlah pensil Dina adalah 38 pensil.

Contoh 2

Di perpustakaan terdapat 42 buku cerita.
Kemudian datang 18 buku baru.

Berapa jumlah buku sekarang?

42 + 18 = 60

Jadi, jumlah buku sekarang adalah 60 buku.


🌟 INGAT!

Penjumlahan = menggabungkan atau menambahkan.

Contoh: 20 + 5 = 25

Jika menjumlahkan bilangan dua angka:

➡️ Perhatikan puluhan
➡️ Perhatikan satuan
➡️ Hitung dengan teliti

Jika jumlah satuan mencapai 10 atau lebih, kita dapat melakukan penyimpanan ke puluhan.


Ø Soal Asesmen / Post Test:

  1. 25 + 14 = ....
  2. 31 + 26 = ....
  3. 42 + 17 = ....
  4. 23 + 35 = ....
  5. 36 + 24 = ....
  6. 27 + 15 = ....
  7. 38 + 22 = ....
  8. 46 + 18 = ....
  9. Rani memiliki 25 pensil. Ibu memberikan 12 pensil lagi. Jumlah pensil Rani sekarang adalah .... pensil.
  10. Di perpustakaan ada 34 buku cerita. Kemudian datang 25 buku baru. Jumlah buku sekarang adalah .... buku.


Ø Kunci Jawaban/uraian:


13/09/26

Senin, 14 September 2026-2.A-Seni Rupa

IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Seni Rupa
Hari, Tanggal: Senin, 14 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Warna Panas, Warna Dingin dan Warna Netral
Pertemuan ke: 1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Warna panas, warna dingin dan warna netral)

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat secara sadar mengamati dan mengenali perbedaan warna panas, warna dingin, dan warna netral pada benda serta karya seni di sekitarnya.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat mengaitkan warna panas, warna dingin, dan warna netral dengan kehidupan sehari-hari serta keindahan ciptaan Allah Swt., seperti warna matahari, api, daun, langit, awan, dan berbagai benda di lingkungan sekitar.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar mengenal dan mengelompokkan warna panas, dingin, dan netral melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan mencari warna, mencocokkan warna, mengelompokkan gambar, dan mewarnai.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati berbagai warna pada benda dan gambar di sekitar.
  2. Mengenal pengertian warna panas, warna dingin, dan warna netral.
  3. Menyebutkan contoh warna panas.
  4. Menyebutkan contoh warna dingin.
  5. Menyebutkan contoh warna netral.
  6. Mengelompokkan warna ke dalam kelompok warna panas, dingin, dan netral.
  7. Mengidentifikasi penggunaan warna panas, dingin, dan netral pada benda atau karya seni.
  8. Membuat karya sederhana menggunakan warna panas, dingin, dan netral.

 

📌 MATERI: Warna Panas, warna dingin dan warna netral

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Menyimak, tanya jawab, demonstrasi, mengamati gambar, mengelompokkan warna, dan latihan.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, video pembelajaran, kartu warna, gambar, alat mewarnai, dan benda-benda di lingkungan sekitar.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda di sekitar kalian. Ada warna merah, kuning, biru, hijau, putih, hitam, dan masih banyak warna lainnya. Tahukah kalian bahwa warna-warna tersebut dapat memberikan kesan yang berbeda?

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat melihat warna merah pada bunga, kuning pada buah, biru pada langit, hijau pada daun, serta berbagai warna lainnya. 🌈

Hari ini kita akan belajar mengenal warna panas, warna dingin, dan warna netral.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah dan beragam. Kita dapat mengamati warna pada bunga, buah, daun, langit, air, dan benda di sekitar kita.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah pemilik seluruh alam. Kita belajar menjaga lingkungan dan menghargai keindahan warna yang ada di sekitar kita.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, termasuk tumbuhan dan buah-buahan yang memiliki warna beragam. Kita dapat mensyukuri nikmat tersebut dengan menjaga lingkungan dan berkarya dengan kreatif.

✨ Anak-anak hebat, mari kita belajar mengenal warna dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!

Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah Swt., mampu membedakan warna, serta menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈

 


1. Apa Itu Warna?

Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat benda dan karya seni terlihat lebih indah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat berbagai macam warna pada bunga, buah, daun, langit, pakaian, mainan, dan benda lainnya.

2. Warna Panas

Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, cerah, semangat, dan berani.

Contoh warna panas:

  • 🔴 Merah
  • 🟠 Jingga/Oranye
  • 🟡 Kuning

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • 🔴 Merah seperti warna cabai dan bunga mawar.
  • 🟠 Jingga seperti warna jeruk.
  • 🟡 Kuning seperti warna matahari dan pisang.

3. Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, dan nyaman.

Contoh warna dingin:

  • 🔵 Biru
  • 🟢 Hijau
  • 🟣 Ungu

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • 🔵 Biru seperti warna langit dan air.
  • 🟢 Hijau seperti warna daun dan rumput.
  • 🟣 Ungu seperti warna bunga tertentu.

4. Warna Netral

Warna netral adalah warna yang memberikan kesan sederhana, tenang, dan tidak terlalu mencolok.

Contoh warna netral:

  • ⚫ Hitam
  • ⚪ Putih
  • 🩶 Abu-abu
  • 🤎 Cokelat

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • ⚪ Putih seperti warna kertas.
  • ⚫ Hitam seperti warna beberapa benda di sekitar.
  • 🩶 Abu-abu seperti warna batu.
  • 🤎 Cokelat seperti warna tanah dan kayu.

5. Mengelompokkan Warna

Kelompok WarnaContoh Warna
🔥 Warna PanasMerah, jingga, kuning
❄️ Warna DinginBiru, hijau, ungu
⚪ Warna NetralHitam, putih, abu-abu, cokelat

6. Contoh Penggunaan dalam Karya Seni

Warna panas dapat digunakan untuk memberikan kesan ceria dan bersemangat.

Warna dingin dapat digunakan untuk memberikan kesan tenang dan sejuk.

Warna netral dapat digunakan untuk memberikan kesan sederhana dan seimbang.

✨ Keanekaragaman warna merupakan salah satu bentuk keindahan ciptaan Allah Swt. yang dapat kita lihat di lingkungan sekitar.

Ø Asesmen/Post Test

  1. Sebutkan tiga contoh warna panas!
  2. Sebutkan tiga contoh warna dingin!
  3. Sebutkan dua contoh warna netral!
  4. Merah termasuk warna panas, dingin, atau netral?
  5. Biru termasuk warna panas, dingin, atau netral?
  6. Hitam termasuk warna panas, dingin, atau netral?
  7. Kelompokkan warna berikut: merah, biru, kuning, hijau, hitam, dan putih sesuai kelompoknya!