http://i48.tinypic.com/eamrur.jpg Source: https://www.linksukses.com/2013/01/menampilkan-kursor-animasi-pada-blog.html

27/09/26

Senin, 28 September 2026-2.A-Seni Rupa

 IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Seni Rupa
Hari, Tanggal: Senin, 28 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Perbedaan Warna 
Pertemuan ke: 5

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

Ø  Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan warna gelap, terang, panas dan dingin)

    - Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat mengamati dan mengenali perbedaan warna gelap, terang, panas, dan dingin pada benda atau karya seni di sekitarnya dengan teliti.

    - Meaningful (Bermakna) : Murid dapat menghubungkan warna gelap, terang, panas, dan dingin dengan kehidupan sehari-hari, seperti warna langit, bunga, buah, pakaian, dan benda di lingkungan sekitar.

    - Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat mengenal warna gelap, terang, panas, dan dingin melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencocokkan warna, mengelompokkan warna, mewarnai, dan membuat karya seni sederhana.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

1. Murid dapat mengenal berbagai warna yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.

2. Murid dapat membedakan warna gelap dan warna terang melalui pengamatan sederhana.

3. Murid dapat mengenal dan menyebutkan warna yang termasuk kelompok warna panas dan dingin.

4. Murid dapat mengelompokkan warna menjadi gelap, terang, panas, dan dingin dengan tepat.

📌 MATERI SENI RUPA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Problem Based Learning
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Benda di lingkungan sekitar

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat mengamati warna terang dan gelap pada benda-benda di sekitar sebagai bukti keindahan ciptaan Allah.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Allah menciptakan berbagai keadaan dan suasana. Kita dapat mengenal warna panas dan warna dingin yang memberikan kesan berbeda pada sebuah karya seni.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Berbagai tumbuhan, buah, dan bunga yang Allah berikan memiliki warna yang beragam. Kita dapat mensyukurinya dengan mengamati dan menggunakan warna gelap, terang, panas, dan dingin dalam karya seni.

Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!
Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈

 


MATERI SENI RUPA

Warna Gelap, Terang, Panas, Dingin, dan Netral
A. Apa Itu Warna?
Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik. Kita dapat melihat berbagai warna pada benda-benda di sekitar kita. Contohnya:

  • 🍎 Apel berwarna merah.
  • 🌿 Daun berwarna hijau.
  • ☀️ Matahari berwarna kuning.
  • 🌊 Air laut sering digambarkan berwarna biru.

Warna dapat dikelompokkan menjadi warna gelap, warna terang, Warna netral, warna panas, dan warna dingin.

B. Warna Gelap 
Warna gelap adalah warna yang terlihat lebih pekat dan tidak banyak terkena cahaya. Contoh warna gelap:

  • Hitam
  • Biru tua
  • Hijau tua
  • Merah tua
  • Ungu tua
  • Cokelat tua

🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Langit pada malam hari terlihat gelap. Batang pohon juga dapat terlihat berwarna cokelat tua. 
Cara membuat warna menjadi lebih gelap: Warna dapat dibuat lebih gelap dengan menambahkan warna hitam sedikit demi sedikit.

Contoh:

  • Merah + sedikit hitam → merah tua
  • Biru + sedikit hitam → biru tua
  • Hijau + sedikit hitam → hijau tua

C. Warna Terang
Warna terang adalah warna yang terlihat cerah dan banyak memantulkan cahaya.
Contoh warna terang:

  • Putih
  • Kuning
  • Merah muda
  • Biru muda
  • Hijau muda
  • Jingga muda

🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Awan pada siang hari terlihat putih. Bunga berwarna kuning juga terlihat cerah. 
Cara membuat warna menjadi lebih terang : Warna dapat dibuat lebih terang dengan menambahkan warna putih. 
Contoh:

  • Merah + putih → merah muda
  • Biru + putih → biru muda
  • Hijau + putih → hijau muda

D. Warna Panas

Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, bersemangat, kuat, dan berani.

Contoh warna panas:
🔴 Merah
🟠 Jingga
🟡 Kuning

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada api dan matahari.

Contoh:

  • Api 🔥 → merah, jingga, kuning
  • Matahari ☀️ → kuning
  • Buah jeruk 🍊 → jingga

Kesan warna panas:
❤️ Berani
😊 Semangat
🔥 Hangat
⚡ Energik

E. Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, damai, dan nyaman.

Contoh warna dingin:
🔵 Biru
🟢 Hijau
🟣 Ungu

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada air, langit, dan pepohonan.

Contoh:

  • Air laut 🌊 → biru
  • Langit ☁️ → biru
  • Daun 🌿 → hijau
  • Pegunungan 🏔️ → hijau

F. Warna Netral

Warna netral adalah warna yang tidak termasuk kelompok warna panas atau dingin dan biasanya mudah dipadukan dengan warna lain.

Contoh:

  • Hitam
  • Putih
  • Abu-abu
  • Cokelat

⚪⚫ Kesan warna netral: sederhana, tenang, dan seimbang.

Contoh dalam kehidupan: warna kertas putih, batu abu-abu, dan tanah cokelat.

⭐ Ingat!

  • Gelap dan terang → menunjukkan tingkat terang-gelapnya warna.
  • Netral → warna yang bersifat sederhana dan mudah dipadukan.
  • Panas → mengingatkan kita pada api dan matahari. 🔥☀️
  • Dingin → mengingatkan kita pada air, langit, dan tumbuhan. 💧🌿

Ø Asesmen
Pilihlah gambar berikut dan buat karya seni sederhana di buku gambar yang sudah kalian bawa dan Warnai sesuai dengan kreatifitas kalian ya

Ø  Kunci jawaban dan uraian:

📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


Senin, 28 September 2026-2.A.Bahasa Indonesia

IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal: Senin, 28 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik
Pertemuan ke: 6

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم



Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.
    
Ø Alur Tujuan Pembelajaran
  1. Mengenal grafik sebagai salah satu bentuk penyajian informasi.
  2. Mengamati judul dan isi grafik sederhana.
  3. Membaca informasi yang terdapat dalam grafik.
  4. Menemukan informasi penting berdasarkan grafik.
  5. Membandingkan jumlah data pada grafik.
  6. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam grafik.
  7. Menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari grafik secara sederhana.

📌 MATERI BAHASA INDONESIA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
Ø  Metode: Membaca, mengamati, tanya jawab, diskusi
Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga LKPD, teks informasi,  video pembelajaran, grafik sederhana

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian. Misalnya, ada buku, pensil, penghapus, dan krayon.

Kalau Ibu ingin mengetahui benda apa yang jumlahnya paling banyak, bagaimana cara kita mengetahuinya?

Nah, kalau jumlahnya banyak, kita bisa mencatatnya dalam bentuk data. Data tersebut dapat disajikan dalam bentuk grafik agar lebih mudah dilihat dan dipahami.

Coba bayangkan, jika ada banyak data seperti jumlah siswa yang suka membaca, menggambar, bermain bola, dan bernyanyi. Apakah kita bisa mengetahui mana yang paling banyak hanya dengan melihat daftar angka?

Ternyata ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan grafik. 📊

Hari ini kita akan belajar cara mendapatkan informasi dari grafik. Kita akan belajar membaca judul grafik, melihat jumlah data, membandingkan data, serta menemukan informasi yang paling banyak dan paling sedikit.

Anak-anak, mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. Karena dengan membaca informasi dengan teliti, kita dapat memahami sesuatu dengan benar. ✨

 



A. Mengenal Grafik

Grafik adalah gambar yang digunakan untuk menyajikan informasi atau data agar lebih mudah dibaca dan dipahami.

Dengan melihat grafik, kita dapat mengetahui jumlah, perbandingan, dan informasi penting dengan lebih mudah.

Contohnya, grafik dapat menunjukkan:

  • makanan kesukaan siswa;
  • warna kesukaan siswa;
  • jumlah buku yang dibaca;
  • jumlah siswa yang mengikuti suatu kegiatan;
  • jumlah buah yang dimiliki.

B. Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik

Untuk mendapatkan informasi dari grafik, kita dapat melakukan beberapa langkah berikut.

  1. Membaca judul grafik.
  2. Judul membantu kita mengetahui informasi yang disajikan.
  3. Mengamati gambar, simbol, atau batang pada grafik.
  4. Perhatikan setiap data dengan teliti.
  5. Menghitung atau membaca jumlah data.
  6. Kita dapat mengetahui banyaknya suatu benda atau pilihan.
  7. Membandingkan data.
  8. Kita dapat mengetahui data yang paling banyak dan paling sedikit.
  9. Menjawab pertanyaan berdasarkan grafik.
  10. Jawaban harus sesuai dengan informasi yang terdapat pada grafik.

    Contoh Grafik Sederhana:



    C. Informasi Penting dalam Grafik

    Dari sebuah grafik, kita dapat menemukan informasi seperti:

    1. Data yang paling banyak.
    2. Data yang paling sedikit.
    3. Jumlah setiap data.
    4. Perbandingan antara dua data.
    5. Selisih jumlah dua data.
    6. Kesimpulan sederhana berdasarkan grafik.

    D. Kosakata Baru



    E. Cara Membaca Grafik

    Saat membaca grafik, lakukan dengan teliti.

    Ingat langkahnya:

    Baca judul → Amati data → Baca jumlah → Bandingkan → Temukan informasi → Buat kesimpulan.


    Ø Soal Asesmen / Post Test:


    Ø Jawaban atau uraian:


    Ø Kesimpulan dan refleksi:

    24/09/26

    Jumat, 25 September 2026-2.A-Adab

    IDENTITAS

    Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
    Mata Pelajaran: Pembiasaan Adab
    Hari, Tanggal: Jumat, 25 September 2026
    Fase/Kelas: A/II
    Materi: Membantu Orang Tua Sesuai Kemampuan
    Pertemuan ke: 5

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

    Ø Capaian Pembelajaran:

    Murid mampu membiasakan sikap menyayangi, menghormati, dan membantu orang tua sesuai kemampuan dalam kehidupan sehari-hari.

     

    Ø Tujuan Pembelajaran:

    Murid mampu memahami pentingnya membantu orang tua dan menunjukkan contoh kegiatan membantu orang tua sesuai kemampuan di rumah.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyadari bahwa membantu orang tua merupakan bentuk kasih sayang, kepedulian, dan rasa tanggung jawab.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan kegiatan membantu orang tua dengan pengalaman sehari-hari di rumah.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui gambar, cerita, permainan, tanya jawab, bermain peran, dan kegiatan memilih contoh perbuatan yang menunjukkan sikap suka membantu.

     

    Ø Alur Tujuan Pembelajaran

    1. Menyimak cerita tentang anak yang membantu orang tua.
    2. Mengenal pentingnya membantu orang tua.
    3. Menyebutkan contoh kegiatan membantu orang tua sesuai kemampuan.
    4. Membedakan kegiatan yang dapat dan belum dapat dilakukan sendiri.
    5. Mempraktikkan cara menawarkan bantuan kepada orang tua.
    6. Membiasakan membantu orang tua dengan ikhlas dan bertanggung jawab.

     

    📌 MATERI: Menghormati orang tua di rumah. 

    Ø Model/Metode Pembelajaran

    Model: Discovery Learning
    Metode: Menyimak, tanya jawab, diskusi, bercerita, bermain peran, mengamati gambar, dan latihan.


    Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

    LKPD, gambar kegiatan menghormati orang tua, kartu gambar sikap baik dan tidak baik, teks cerita, video pembelajaran.

     

    Ø Apersepsi

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

    Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar pembelajaran hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak, siapa yang biasanya merawat dan membantu kalian di rumah?

    “Ayah dan Ibu.” ❤️

    Ayah dan Ibu banyak melakukan pekerjaan untuk keluarga. Sebagai anak, kita juga dapat membantu mereka sesuai kemampuan kita.

    Misalnya, merapikan tempat tidur, membereskan mainan, menaruh piring setelah makan, atau membantu membawa barang yang ringan.

    Allah Swt. menyukai anak yang berbuat baik dan membantu orang lain. 🌸

    Hari ini kita akan belajar tentang “Membantu Orang Tua Sesuai Kemampuan.”

    Mari kita belajar menjadi anak yang peduli, ringan tangan, bertanggung jawab, dan senang membantu orang tua. ❤️

     

    A. Apa Arti Membantu Orang Tua?

    Membantu orang tua berarti melakukan pekerjaan sederhana yang mampu kita lakukan untuk meringankan pekerjaan Ayah dan Ibu.

    Membantu orang tua tidak harus melakukan pekerjaan yang berat. Kita dapat membantu sesuai dengan usia, kemampuan, dan keadaan kita.

    Contohnya:

    • 🛏️ Merapikan tempat tidur sendiri.
    • 🧸 Merapikan mainan setelah bermain.
    • 🍽️ Membawa piring atau gelas ke tempat yang sesuai setelah makan.
    • 👕 Menyimpan pakaian kotor pada tempatnya.
    • 📚 Merapikan buku dan alat belajar.
    • 🧹 Membantu menyapu bagian rumah yang sederhana.
    • 🌱 Membantu menyiram tanaman.
    • 🗑️ Membuang sampah pada tempatnya.

    B. Mengapa Kita Harus Membantu Orang Tua?

    Membantu orang tua merupakan salah satu bentuk kasih sayang dan kepedulian kepada keluarga.

    Dengan membantu, kita dapat:

    • meringankan pekerjaan orang tua;
    • menunjukkan rasa sayang kepada Ayah dan Ibu;
    • belajar mandiri;
    • melatih tanggung jawab;
    • membiasakan diri melakukan kebaikan.

    Membantu orang tua sebaiknya dilakukan dengan ikhlas, senang hati, dan tidak mengeluh.


    C. Membantu Sesuai Kemampuan

    Tidak semua pekerjaan rumah dapat dilakukan oleh anak. Kita harus memilih pekerjaan yang sesuai dengan usia dan kemampuan.

    Contoh yang dapat dilakukan:

    ✅ Merapikan tempat tidur.
    ✅ Merapikan mainan.
    ✅ Menyimpan sepatu pada tempatnya.
    ✅ Membantu mengambilkan barang yang ringan.
    ✅ Menyiram tanaman.
    ✅ Membantu menata meja makan.

    Contoh pekerjaan yang memerlukan bantuan orang dewasa:

    ❌ Menggunakan pisau tajam.
    ❌ Menyalakan kompor sendiri.
    ❌ Menggunakan benda listrik yang berbahaya.
    ❌ Mengangkat benda yang terlalu berat.

    Ingat: Membantu orang tua harus dilakukan dengan cara yang aman.


    D. Menawarkan Bantuan kepada Orang Tua

    Anak yang suka membantu tidak selalu menunggu diperintah.

    Kita dapat menawarkan bantuan dengan sopan.

    Contoh:

    Ibu: “Ibu akan membereskan meja makan.”

    Rafi: “Ibu, boleh aku membantu membawa piring yang ringan?”

    Ibu: “Tentu, Rafi. Terima kasih.”

    Rafi membantu dengan hati-hati.

    Sikap Rafi menunjukkan bahwa ia peduli, bertanggung jawab, dan senang membantu orang tua.


    E. Ketika Orang Tua Meminta Bantuan

    Ketika orang tua meminta bantuan, kita sebaiknya mendengarkan dan melakukannya dengan baik.

    Contoh:

    Ibu meminta,
    “Tolong simpan sepatu di rak.”

    Kita dapat menjawab:

    “Baik, Ibu.”

    Kemudian kita melakukan tugas tersebut sampai selesai.

    Hindari sikap:

    🙅 Mengeluh.
    🙅 Menjawab dengan kasar.
    🙅 Sengaja menunda-nunda.
    🙅 Berpura-pura tidak mendengar.


    F. Membantu dengan Ikhlas

    Membantu orang tua sebaiknya dilakukan dengan hati yang senang.

    Contohnya:

    🌸 Membantu tanpa mengharapkan hadiah.
    🌸 Tidak mengeluh ketika membantu.
    🌸 Menyelesaikan tugas dengan baik.
    🌸 Tetap membantu meskipun tidak diminta.
    🌸 Mengucapkan terima kasih setelah bekerja bersama.

    Kita dapat berkata:

    “Ayah, boleh aku membantu?”

    “Ibu, biar aku yang merapikannya.”

    “Baik, Ibu. Akan aku lakukan.”


    G. Tantangan Anak Hebat di Rumah

    Mulai hari ini, mari melakukan 5 Kebiasaan Anak Suka Membantu:

    ⭐ Merapikan tempat tidur sendiri.
    ⭐ Merapikan mainan setelah digunakan.
    ⭐ Menyimpan barang pada tempatnya.
    ⭐ Menawarkan bantuan kepada orang tua.
    ⭐ Membantu pekerjaan sederhana dengan ikhlas.

    Ingat!

    Membantu orang tua bukan hanya dilakukan ketika diperintah. Anak yang baik berusaha membantu sesuai kemampuan, menjaga keselamatan, dan melakukannya dengan hati yang senang. ❤️

    Ø Soal Asesmen / Post Test

    A. Pilihan Ganda

    Pilihlah jawaban yang paling tepat!

    1. Membantu orang tua sebaiknya dilakukan sesuai ...
      A. kemampuan
      B. keinginan teman
      C. kemauan orang lain
    2. Setelah selesai bermain, sebaiknya kita ...
      A. meninggalkan mainan
      B. merapikan mainan
      C. meminta Ibu merapikannya
    3. Ibu sedang membereskan meja makan. Sikap yang baik adalah ...
      A. menawarkan bantuan
      B. mengganggu Ibu
      C. pergi bermain
    4. Ketika Ayah meminta kita merapikan sepatu, sebaiknya kita berkata ...
      A. “Tidak mau!”
      B. “Nanti saja!”
      C. “Baik, Ayah.”
    5. Berikut yang termasuk membantu orang tua adalah ...
      A. membuang sampah sembarangan
      B. merapikan tempat tidur
      C. membuat rumah berantakan
    6. Pekerjaan yang tidak boleh dilakukan sendiri oleh anak adalah ...
      A. merapikan buku
      B. menyiram tanaman
      C. menyalakan kompor
    7. Ketika membantu orang tua, sebaiknya kita ...
      A. mengeluh
      B. melakukannya dengan ikhlas
      C. marah
    8. Adik melihat Ibu membawa barang yang ringan. Sikap yang tepat adalah ...
      A. menawarkan bantuan
      B. pura-pura tidak melihat
      C. meninggalkan Ibu
    9. Mengapa kita harus membantu orang tua?
      A. Agar selalu mendapat hadiah
      B. Agar pekerjaan orang tua lebih ringan
      C. Agar dapat bermain lebih lama
    10. Contoh membantu orang tua sesuai kemampuan adalah ...
      A. menggunakan pisau tajam sendiri
      B. menyalakan kompor sendiri
      C. merapikan mainan sendiri

    B. Isian

    Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

    1. Kita membantu orang tua sesuai dengan ... kita.
    2. Setelah selesai bermain, kita harus ... mainan.
    3. Ketika ingin membantu Ibu, kita dapat berkata, “Boleh aku ...?”
    4. Membantu orang tua sebaiknya dilakukan dengan hati yang ...
    5. Menyalakan kompor merupakan pekerjaan yang harus dilakukan dengan bantuan ...

    Ø Kunci Jawaban/Uraian:


    Ø Kesimpulan dan refleksi: