http://i48.tinypic.com/eamrur.jpg Source: https://www.linksukses.com/2013/01/menampilkan-kursor-animasi-pada-blog.html

29/09/26

Rabu, 30 September 2026-2.A-Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal: Rabu, 30 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Sumatif Harian 2
Pertemuan ke: 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم



Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.
    
Ø Alur Tujuan Pembelajaran
  1. Mengenal grafik sebagai salah satu bentuk penyajian informasi.
  2. Mengamati judul dan isi grafik sederhana.
  3. Membaca informasi yang terdapat dalam grafik.
  4. Menemukan informasi penting berdasarkan grafik.
  5. Membandingkan jumlah data pada grafik.
  6. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam grafik.
  7. Menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari grafik secara sederhana.

📌 MATERI BAHASA INDONESIA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
Ø  Metode: Membaca, mengamati, tanya jawab, diskusi
Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga LKPD, teks informasi,  video pembelajaran, grafik sederhana

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian. Misalnya, ada buku, pensil, penghapus, dan krayon.

Kalau Ibu ingin mengetahui benda apa yang jumlahnya paling banyak, bagaimana cara kita mengetahuinya?

Nah, kalau jumlahnya banyak, kita bisa mencatatnya dalam bentuk data. Data tersebut dapat disajikan dalam bentuk grafik agar lebih mudah dilihat dan dipahami.

Coba bayangkan, jika ada banyak data seperti jumlah siswa yang suka membaca, menggambar, bermain bola, dan bernyanyi. Apakah kita bisa mengetahui mana yang paling banyak hanya dengan melihat daftar angka?

Ternyata ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan grafik. 📊

Hari ini kita akan belajar cara mendapatkan informasi dari grafik. Kita akan belajar membaca judul grafik, melihat jumlah data, membandingkan data, serta menemukan informasi yang paling banyak dan paling sedikit.

Anak-anak, mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. Karena dengan membaca informasi dengan teliti, kita dapat memahami sesuatu dengan benar. ✨

 



A. Mengenal Grafik

Grafik adalah gambar yang digunakan untuk menyajikan informasi atau data agar lebih mudah dibaca dan dipahami.

Dengan melihat grafik, kita dapat mengetahui jumlah, perbandingan, dan informasi penting dengan lebih mudah.

Contohnya, grafik dapat menunjukkan:

  • makanan kesukaan siswa;
  • warna kesukaan siswa;
  • jumlah buku yang dibaca;
  • jumlah siswa yang mengikuti suatu kegiatan;
  • jumlah buah yang dimiliki.

B. Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik

Untuk mendapatkan informasi dari grafik, kita dapat melakukan beberapa langkah berikut.

  1. Membaca judul grafik.
  2. Judul membantu kita mengetahui informasi yang disajikan.
  3. Mengamati gambar, simbol, atau batang pada grafik.
  4. Perhatikan setiap data dengan teliti.
  5. Menghitung atau membaca jumlah data.
  6. Kita dapat mengetahui banyaknya suatu benda atau pilihan.
  7. Membandingkan data.
  8. Kita dapat mengetahui data yang paling banyak dan paling sedikit.
  9. Menjawab pertanyaan berdasarkan grafik.
  10. Jawaban harus sesuai dengan informasi yang terdapat pada grafik.

    Contoh Grafik Sederhana:



    C. Informasi Penting dalam Grafik

    Dari sebuah grafik, kita dapat menemukan informasi seperti:

    1. Data yang paling banyak.
    2. Data yang paling sedikit.
    3. Jumlah setiap data.
    4. Perbandingan antara dua data.
    5. Selisih jumlah dua data.
    6. Kesimpulan sederhana berdasarkan grafik.

    D. Kosakata Baru



    E. Cara Membaca Grafik

    Saat membaca grafik, lakukan dengan teliti.

    Ingat langkahnya:

    Baca judul → Amati data → Baca jumlah → Bandingkan → Temukan informasi → Buat kesimpulan.


    Ø Soal Asesmen / Post Test:


    Ø Jawaban atau uraian:


    Ø Kesimpulan dan refleksi:

    Rabu, 30 September 2026-2.A-Pancasila

    IDENTITAS

    Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
    Mata Pelajaran: Pancasila
    Hari, Tanggal: Rabu, 30 September 2026
    Fase/Kelas: A/II
    Materi: Sumatif Harian 2
    Pertemuan ke: 

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

    Ø Capaian Pembelajaran:

    Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

     

    Ø Tujuan Pembelajaran:

    Murid dapat mengidentifikasi dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak dan mengamati permasalahan sederhana yang terjadi dalam kehidupan keluarga dengan tertib.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan permasalahan yang terjadi di rumah dengan nilai-nilai Pancasila dan pengalaman sehari-hari.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui gambar, cerita sederhana, diskusi, permainan mencocokkan masalah dengan sila Pancasila, dan praktik mencari solusi.

    Ø Alur Tujuan Pembelajaran

    1. Mengidentifikasi permasalahan sederhana yang terjadi di lingkungan keluarga.
    2. Menghubungkan permasalahan keluarga dengan nilai-nilai Pancasila.
    3. Menentukan sila Pancasila yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.
    4. Menjelaskan sikap yang sebaiknya dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan.
    5. Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga.

     

    📌 MATERI: Menganalisis Permasalahan Sederhana di Lingkungan Keluarga Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

    Ø Model/Metode Pembelajaran

    Model: Discovery Learning
    Metode:
    Tanya jawab, pengamatan, diskusi, demonstrasi, praktik, penugasan, dan refleksi.

    Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, gambar kegiatan di lingkungan keluarga, kartu/gambar sila Pancasila, video pembelajaran.


    Ø Apersepsi

    ssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖 Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah terlebih dahulu agar kegiatan belajar kita hari ini diberikan kemudahan dan keberkahan. 🤲✨

    Anak-anak, coba ingat kegiatan yang kalian lakukan bersama keluarga di rumah. Pernahkah kalian membantu Ayah dan Bunda, berdoa bersama, berbagi dengan saudara, atau bekerja sama membersihkan rumah?

    Perbuatan-perbuatan tersebut merupakan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

    Hari ini kita akan belajar tentang nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. Kita akan belajar mengenali perilaku yang sesuai dengan Pancasila dan menghubungkannya dengan kegiatan yang kita lakukan sehari-hari di rumah.

    Setelah belajar, ananda akan melakukan satu kegiatan sederhana untuk mempraktikkan nilai Pancasila bersama keluarga. 🌷


    Rangkuman materi


    A. Apa Itu Pancasila?

    Pancasila adalah dasar negara Indonesia.

    Pancasila terdiri dari lima sila yang menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku.

    Lima sila Pancasila terdapat pada lambang negara Indonesia, yaitu Garuda Pancasila.

    Setiap sila memiliki:

    • Simbol
    • Bunyi sila
    • Makna
    • Contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari

    B. Simbol dan Bunyi Sila Pancasila

     

    B. Simbol dan Bunyi Sila Pancasila

    1. Sila Pertama

    ⭐ Simbol: Bintang

    Bunyi sila:

    Ketuhanan Yang Maha Esa

    Makna sederhana:

    Kita percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghormati teman yang berbeda agama.

    Contoh perilaku:

    • Berdoa sebelum belajar.
    • Melaksanakan ibadah.
    • Menghormati teman yang sedang beribadah.
    • Tidak mengganggu teman yang berbeda agama.

    2. Sila Kedua

    ⛓️ Simbol: Rantai

    Bunyi sila:

    Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    Makna sederhana:

    Kita harus saling menyayangi, menghormati, dan memperlakukan orang lain dengan baik.

    Contoh perilaku:

    • Menolong teman yang kesulitan.
    • Tidak mengejek teman.
    • Berbicara dengan sopan.
    • Menyayangi sesama.

    3. Sila Ketiga

    🌳 Simbol: Pohon Beringin

    Bunyi sila:

    Persatuan Indonesia

    Makna sederhana:

    Kita harus hidup rukun dan menjaga persatuan walaupun memiliki perbedaan.

    Contoh perilaku:

    • Bermain bersama teman.
    • Tidak memilih-milih teman.
    • Bekerja sama saat piket.
    • Menjaga kerukunan di kelas.

    4. Sila Keempat

    🐂 Simbol: Kepala Banteng

    Bunyi sila:

    Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    Makna sederhana:

    Kita dapat menyelesaikan masalah bersama-sama melalui musyawarah.

    Contoh perilaku:

    • Berdiskusi saat menentukan ketua kelompok.
    • Mendengarkan pendapat teman.
    • Tidak memaksakan kehendak.
    • Menghargai hasil musyawarah.

    5. Sila Kelima

    🌾 Simbol: Padi dan Kapas

    Bunyi sila:

    Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Makna sederhana:

    Kita harus bersikap adil dan menghargai hak orang lain.

    Contoh perilaku:

    • Berbagi dengan teman.
    • Tidak berebut.
    • Membagi tugas secara adil.
    • Menghormati hak teman.

    D. Menghubungkan Sila dengan Perilaku Sehari-hari

    Anak-anak, Pancasila tidak hanya dihafalkan. Nilai-nilai Pancasila harus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

    Contohnya:

    ⭐ Berdoa sebelum belajar
    ➡️ Sesuai dengan sila ke-1.

    ⛓️ Menolong teman yang jatuh
    ➡️ Sesuai dengan sila ke-2.

    🌳 Bekerja sama membersihkan kelas
    ➡️ Sesuai dengan sila ke-3.

    🐂 Berdiskusi menentukan tugas kelompok
    ➡️ Sesuai dengan sila ke-4.

    🌾 Berbagi makanan dengan teman
    ➡️ Sesuai dengan sila ke-5.


    🌟 Ingat!

    Pancasila terdiri dari lima sila.

    ⭐ Bintang → Ketuhanan Yang Maha Esa

    ⛓️ Rantai → Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    🌳 Pohon Beringin → Persatuan Indonesia

    🐂 Kepala Banteng → Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    🌾 Padi dan Kapas → Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    🇮🇩 Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.




    Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga



    Pancasila tidak hanya perlu dihafalkan, tetapi juga diterapkan ketika menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan keluarga, terkadang terdapat masalah sederhana, seperti berebut mainan, tidak mau membantu orang tua, bertengkar dengan saudara, atau tidak mau mendengarkan pendapat anggota keluarga.

    Ketika menghadapi masalah, kita perlu menyelesaikannya dengan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

    ⭐ 1. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-1

    Ketuhanan Yang Maha Esa

    Contoh masalah:

    • Adik mengganggu kakak yang sedang salat.
    • Ada anggota keluarga yang tidak mau berdoa sebelum makan.

    Sikap yang tepat:

    • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.
    • Mengingatkan dengan cara yang baik.
    • Membiasakan berdoa sebelum dan sesudah kegiatan.

    ⛓️ 2. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-2

    Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    Contoh masalah:

    • Kakak mengejek adiknya.
    • Adik berbicara kasar kepada Bunda.
    • Saudara tidak mau membantu ketika anggota keluarga membutuhkan bantuan.

    Sikap yang tepat:

    • Berbicara dengan sopan.
    • Tidak mengejek atau menyakiti saudara.
    • Menyayangi dan membantu anggota keluarga.

    🌳 3. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-3

    Persatuan Indonesia

    Contoh masalah:

    • Kakak dan adik bertengkar ketika bermain.
    • Anggota keluarga tidak mau bekerja sama membersihkan rumah.

    Sikap yang tepat:

    • Hidup rukun dan saling menyayangi.
    • Mau bekerja sama.
    • Menyelesaikan masalah tanpa bertengkar.

    🐂 4. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-4

    Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

    Contoh masalah:

    • Kakak dan adik berbeda pendapat saat memilih acara televisi.
    • Anggota keluarga ingin menentukan kegiatan yang berbeda.

    Sikap yang tepat:

    • Mendengarkan pendapat orang lain.
    • Berdiskusi atau bermusyawarah.
    • Tidak memaksakan kehendak.
    • Menerima keputusan bersama.

    🌾 5. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-5

    Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Contoh masalah:

    • Kakak dan adik berebut makanan.
    • Tugas membersihkan rumah hanya diberikan kepada satu orang.
    • Saudara tidak mau berbagi.

    Sikap yang tepat:

    • Mau berbagi.
    • Membagi tugas dengan adil.
    • Tidak berebut.
    • Menghargai hak anggota keluarga.

    Ø Contoh Analisis Masalah

    Masalah:
    Dina dan adiknya berebut mainan. Mereka saling menarik mainan dan mulai bertengkar.

    Pertanyaan:

    1. Apa masalah yang terjadi?
    2. Apakah sikap mereka sudah baik?
    3. Nilai Pancasila apa yang seharusnya diterapkan?
    4. Apa yang sebaiknya mereka lakukan?

    Penyelesaian:
    Dina dan adiknya sebaiknya tidak bertengkar dan mau bergantian menggunakan mainan. Mereka dapat menyelesaikan masalah dengan rukun dan adil.

    Ø Soal Sumatif Harian:


    Ø Kesimpulan dan refleksi: