Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.
Mata Pelajaran: Pancasila & Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal: Rabu, 23 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Outing Class
Pertemuan ke:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖 Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲 Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.
Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.
Mata Pelajaran: Seni Rupa
Hari, Tanggal: Senin, 21 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Warna Panas, warna dingin, dan warna netral
Pertemuan ke: 3
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
Ø Capaian Pembelajaran:
Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.
Ø Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Warna panas, warna dingin dan warna netral)
Mindful (Berkesadaran): Murid dapat secara sadar mengamati dan mengenali perbedaan warna panas, warna dingin, dan warna netral pada benda serta karya seni di sekitarnya.
Meaningful (Bermakna): Murid dapat mengaitkan warna panas, warna dingin, dan warna netral dengan kehidupan sehari-hari serta keindahan ciptaan Allah Swt., seperti warna matahari, api, daun, langit, awan, dan berbagai benda di lingkungan sekitar.
Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar mengenal dan mengelompokkan warna panas, dingin, dan netral melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan mencari warna, mencocokkan warna, mengelompokkan gambar, dan mewarnai.
Ø Alur Tujuan Pembelajaran
Mengamati berbagai warna pada benda dan gambar di sekitar.
Mengenal pengertian warna panas, warna dingin, dan warna netral.
Menyebutkan contoh warna panas.
Menyebutkan contoh warna dingin.
Menyebutkan contoh warna netral.
Mengelompokkan warna ke dalam kelompok warna panas, dingin, dan netral.
Mengidentifikasi penggunaan warna panas, dingin, dan netral pada benda atau karya seni.
Membuat karya sederhana menggunakan warna panas, dingin, dan netral.
📌 MATERI: Warna Panas, warna dingin dan warna netral
Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, video pembelajaran, kartu warna, gambar, alat mewarnai, dan benda-benda di lingkungan sekitar.
Ø Apersepsi
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak, coba perhatikan benda-benda di sekitar kalian. Ada warna merah, kuning, biru, hijau, putih, hitam, dan masih banyak warna lainnya. Tahukah kalian bahwa warna-warna tersebut dapat memberikan kesan yang berbeda?
Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat melihat warna merah pada bunga, kuning pada buah, biru pada langit, hijau pada daun, serta berbagai warna lainnya. 🌈
Hari ini kita akan belajar mengenal warna panas, warna dingin, dan warna netral.
Al-Khaliq (Maha Pencipta) Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah dan beragam. Kita dapat mengamati warna pada bunga, buah, daun, langit, air, dan benda di sekitar kita.
Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai) Allah adalah pemilik seluruh alam. Kita belajar menjaga lingkungan dan menghargai keindahan warna yang ada di sekitar kita.
Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, termasuk tumbuhan dan buah-buahan yang memiliki warna beragam. Kita dapat mensyukuri nikmat tersebut dengan menjaga lingkungan dan berkarya dengan kreatif.
✨ Anak-anak hebat, mari kita belajar mengenal warna dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!
Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah Swt., mampu membedakan warna, serta menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈
1. Apa Itu Warna?
Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat benda dan karya seni terlihat lebih indah.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat berbagai macam warna pada bunga, buah, daun, langit, pakaian, mainan, dan benda lainnya.
2. Warna Panas
Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, cerah, semangat, dan berani.
Contoh warna panas:
🔴 Merah
🟠 Jingga/Oranye
🟡 Kuning
Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
🔴 Merah seperti warna cabai dan bunga mawar.
🟠 Jingga seperti warna jeruk.
🟡 Kuning seperti warna matahari dan pisang.
3. Warna Dingin
Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, dan nyaman.
Contoh warna dingin:
🔵 Biru
🟢 Hijau
🟣 Ungu
Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
🔵 Biru seperti warna langit dan air.
🟢 Hijau seperti warna daun dan rumput.
🟣 Ungu seperti warna bunga tertentu.
4. Warna Netral
Warna netral adalah warna yang memberikan kesan sederhana, tenang, dan tidak terlalu mencolok.
Contoh warna netral:
⚫ Hitam
⚪ Putih
🩶 Abu-abu
🤎 Cokelat
Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
⚪ Putih seperti warna kertas.
⚫ Hitam seperti warna beberapa benda di sekitar.
🩶 Abu-abu seperti warna batu.
🤎 Cokelat seperti warna tanah dan kayu.
5. Mengelompokkan Warna
Kelompok Warna
Contoh Warna
🔥 Warna Panas
Merah, jingga, kuning
❄️ Warna Dingin
Biru, hijau, ungu
⚪ Warna Netral
Hitam, putih, abu-abu, cokelat
6. Contoh Penggunaan dalam Karya Seni
Warna panas dapat digunakan untuk memberikan kesan ceria dan bersemangat.
Warna dingin dapat digunakan untuk memberikan kesan tenang dan sejuk.
Warna netral dapat digunakan untuk memberikan kesan sederhana dan seimbang.
✨ Keanekaragaman warna merupakan salah satu bentuk keindahan ciptaan Allah Swt. yang dapat kita lihat di lingkungan sekitar.
Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.
Mata Pelajaran: Pancasila
Hari, Tanggal: Selasa, 22 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Pertemuan ke: 5
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
ØCapaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga
ØTujuan Pembelajaran: Murid dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak pembelajaran daring dengan tertib dan memperhatikan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila.
Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan perilaku yang dilakukan bersama keluarga di rumah.
Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui kegiatan pengamatan dan checklist penerapan Pancasila di rumah bersama orang tua.
Ø Alur Tujuan Pembelajaran:
Menyebutkan simbol-simbol sila Pancasila.
Menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila.
Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan setiap sila.
Menghubungkan nilai Pancasila dengan kegiatan sehari-hari di rumah.
Mempraktikkan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.
📌 MATERI PENDIDIKAN PANCASILA
ØModel: Discovery Learning
ØMetode pembelajaran : Tanya jawab, pengamatan, diskusi, dan penugasan
ØMedia Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖 Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲 Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak, Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Lima sila Pancasila memiliki simbol pada perisai Garuda Pancasila. Nilai-nilai Pancasila dapat kita hubungkan dengan mengenal Allah melalui Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq.
Al-Khaliq (Maha Pencipta) Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menghargai teman, menyayangi sesama, dan hidup rukun.
Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai) Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Kita menerapkan nilai Pancasila dengan menaati aturan, bermusyawarah, menghargai pendapat, dan menjaga persatuan.
Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Kita bersyukur atas rezeki Allah dengan berbagi, membantu teman, bersikap adil, dan tidak membeda-bedakan orang lain.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Rumah
Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
⭐ Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa
Contoh di rumah:
Berdoa sebelum dan sesudah belajar.
Melaksanakan ibadah.
Bersyukur kepada Allah Swt.
Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.
⛓️ Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Contoh di rumah:
Menyayangi anggota keluarga.
Berbicara dengan sopan.
Membantu orang tua.
Tidak mengejek saudara.
🌳 Sila ke-3: Persatuan Indonesia
Contoh di rumah:
Hidup rukun bersama keluarga.
Bekerja sama membersihkan rumah.
Tidak bertengkar dengan saudara.
Menjaga kerukunan keluarga.
🐂 Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Contoh di rumah:
Mendengarkan pendapat anggota keluarga.
Berdiskusi ketika menentukan kegiatan bersama.
Tidak memaksakan kehendak.
Menerima keputusan bersama.
🌾 Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.
Mata Pelajaran: Matematika
Hari, Tanggal: Selasa, 22 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Operasi Penjumlahan sampai 100
Pertemuan ke: 4
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
Ø Capaian Pembelajaran:
Murid mamp menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
Ø Tujuan Pembelajaran: Melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 100
Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama, memperhatikan bilangan yang dijumlahkan, serta menghitung secara teliti agar memperoleh hasil yang benar.
Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan operasi penjumlahan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah pensil, buku, buah, mainan, atau benda lainnya.
Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar penjumlahan melalui permainan kartu angka, benda konkret, kegiatan berhitung bersama, dan menyelesaikan tantangan penjumlahan dengan cara yang menyenangkan.
Ø Alur Tujuan Pembelajaran
Mengenal penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.
Menjumlahkan bilangan menggunakan benda konkret.
Menjumlahkan bilangan satuan dengan satuan.
Menjumlahkan bilangan puluhan dengan puluhan.
Menjumlahkan bilangan dua angka dengan hasil sampai 100.
Memahami penjumlahan berdasarkan nilai tempat puluhan dan satuan.
Menyelesaikan penjumlahan tanpa menyimpan.
Mengenal penjumlahan dengan menyimpan secara sederhana.
Menyelesaikan soal penjumlahan dalam kehidupan sehari-hari.
📌 MATERI: OPERASI PENJUMLAHAN SAMPAI 100
Ø Model/Metode Pembelajaran
Model: Discovery Learning Metode: Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan kartu angka, penggunaan benda konkret, dan latihan.
Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga
LKPD, kartu angka, stik es krim/benda konkret, gambar benda, papan nilai tempat puluhan dan satuan, serta video pembelajaran.
Ø Apersepsi
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak hebat, Allah Swt. menciptakan berbagai benda di sekitar kita dengan jumlah yang berbeda-beda. Ketika kita menghitung benda, kita dapat menyusun jumlahnya menjadi sebuah bilangan dan menguraikannya menjadi puluhan dan satuan.
Coba perhatikan, jika Ibu memiliki 35 pensil, berapa puluhan dan berapa satuannya?
Nah, hari ini kita akan belajar menyusun dan mengurai bilangan sampai 100 melalui kegiatan komposisi dan dekomposisi bilangan. Kita akan belajar dengan benda konkret dan permainan angka agar lebih mudah dan menyenangkan. 🌟
A. Apa Itu Penjumlahan?
Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih menjadi satu jumlah.
Tanda penjumlahan adalah: +
Tanda sama dengan adalah: =
Contoh: 3 + 2 = 5
Artinya, 3 benda digabung dengan 2 benda sehingga menjadi 5 benda.
B. Penjumlahan Menggunakan Benda Konkret
Perhatikan contoh berikut.
🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎
Jadi: 3 + 2 = 5
Contoh lainnya:
✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️ = 7
Jadi: 4 + 3 = 7
C. Penjumlahan Berdasarkan Puluhan dan Satuan
Bilangan dua angka terdiri atas puluhan dan satuan.
Contoh: 34 + 25
Bilangan 34 terdiri dari:
3 puluhan = 30
4 satuan = 4
Bilangan 25 terdiri dari:
2 puluhan = 20
5 satuan = 5
Kita jumlahkan puluhan dan satuan.
30 + 20 = 50
4 + 5 = 9
Jadi:
34 + 25 = 59
D. Contoh Penjumlahan Tanpa Menyimpan
Contoh 1
23 + 14 = ...
Puluhan: 20 + 10 = 30
Satuan: 3 + 4 = 7
Jadi: 23 + 14 = 37
Contoh 2
42 + 25 = ...
Puluhan: 40 + 20 = 60
Satuan: 2 + 5 = 7
Jadi: 42 + 25 = 67
E. Penjumlahan dengan Menyimpan
Jika jumlah satuan 10 atau lebih, maka 10 satuan dapat ditukar menjadi 1 puluhan.
Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.
Mata Pelajaran: Seni Rupa
Hari, Tanggal: Senin, 21 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Perbedaan Warna
Pertemuan ke: 6
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
ØCapaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.
ØTujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan warna gelap, terang, panas dan dingin)
- Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat mengamati dan mengenali perbedaan warna gelap, terang, panas, dan dingin pada benda atau karya seni di sekitarnya dengan teliti.
- Meaningful (Bermakna) : Murid dapat menghubungkan warna gelap, terang, panas, dan dingin dengan kehidupan sehari-hari, seperti warna langit, bunga, buah, pakaian, dan benda di lingkungan sekitar.
- Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat mengenal warna gelap, terang, panas, dan dingin melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencocokkan warna, mengelompokkan warna, mewarnai, dan membuat karya seni sederhana.
Ø Alur Tujuan Pembelajaran:
1. Murid dapat mengenal berbagai warna yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.
2. Murid dapat membedakan warna gelap dan warna terang melalui pengamatan sederhana.
3. Murid dapat mengenal dan menyebutkan warna yang termasuk kelompok warna panas dan dingin.
4. Murid dapat mengelompokkan warna menjadi gelap, terang, panas, dan dingin dengan tepat.
📌 MATERI SENI RUPA
ØModel/Metode pembelajaran: Problem Based Learning
ØMedia Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Benda di lingkungan sekitar
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah.
Al-Khaliq (Maha Pencipta)
Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat mengamati warna terang dan gelap pada benda-benda di sekitar sebagai bukti keindahan ciptaan Allah.
Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Allah menciptakan berbagai keadaan dan suasana. Kita dapat mengenal warna panas dan warna dingin yang memberikan kesan berbeda pada sebuah karya seni.
Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Berbagai tumbuhan, buah, dan bunga yang Allah berikan memiliki warna yang beragam. Kita dapat mensyukurinya dengan mengamati dan menggunakan warna gelap, terang, panas, dan dingin dalam karya seni.
Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!
Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈
MATERI SENI RUPA
Warna Gelap, Terang, Panas, Dingin, dan Netral
A. Apa Itu Warna?
Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik. Kita dapat melihat berbagai warna pada benda-benda di sekitar kita. Contohnya:
🍎 Apel berwarna merah.
🌿 Daun berwarna hijau.
☀️ Matahari berwarna kuning.
🌊 Air laut sering digambarkan berwarna biru.
Warna dapat dikelompokkan menjadi warna gelap, warna terang, Warna netral, warna panas, dan warna dingin.
B. Warna Gelap
Warna gelap adalah warna yang terlihat lebih pekat dan tidak banyak terkena cahaya. Contoh warna gelap:
Hitam
Biru tua
Hijau tua
Merah tua
Ungu tua
Cokelat tua
🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
Langit pada malam hari terlihat gelap. Batang pohon juga dapat terlihat berwarna cokelat tua.
Cara membuat warna menjadi lebih gelap:Warna dapat dibuat lebih gelap dengan menambahkanwarna hitamsedikit demi sedikit.
Contoh:
Merah + sedikit hitam → merah tua
Biru + sedikit hitam → biru tua
Hijau + sedikit hitam → hijau tua
C. Warna Terang
Warna terang adalah warna yang terlihat cerah dan banyak memantulkan cahaya.
Contoh warna terang:
Putih
Kuning
Merah muda
Biru muda
Hijau muda
Jingga muda
🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
Awan pada siang hari terlihat putih. Bunga berwarna kuning juga terlihat cerah.
Cara membuat warna menjadi lebih terang : Warna dapat dibuat lebih terang dengan menambahkanwarna putih.
Contoh:
Merah + putih → merah muda
Biru + putih → biru muda
Hijau + putih → hijau muda
D. Warna Panas
Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, bersemangat, kuat, dan berani.
Contoh warna panas: 🔴 Merah 🟠 Jingga 🟡 Kuning
Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada api dan matahari.
Contoh:
Api 🔥 → merah, jingga, kuning
Matahari ☀️ → kuning
Buah jeruk 🍊 → jingga
Kesan warna panas: ❤️ Berani 😊 Semangat 🔥 Hangat ⚡ Energik
E. Warna Dingin
Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, damai, dan nyaman.
Contoh warna dingin: 🔵 Biru 🟢 Hijau 🟣 Ungu
Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada air, langit, dan pepohonan.
Contoh:
Air laut 🌊 → biru
Langit ☁️ → biru
Daun 🌿 → hijau
Pegunungan 🏔️ → hijau
F. Warna Netral
Warna netral adalah warna yang tidak termasuk kelompok warna panas atau dingin dan biasanya mudah dipadukan dengan warna lain.
Contoh:
Hitam
Putih
Abu-abu
Cokelat
⚪⚫ Kesan warna netral: sederhana, tenang, dan seimbang.
Contoh dalam kehidupan: warna kertas putih, batu abu-abu, dan tanah cokelat.
⭐ Ingat!
Gelap dan terang → menunjukkan tingkat terang-gelapnya warna.
Netral → warna yang bersifat sederhana dan mudah dipadukan.
Panas → mengingatkan kita pada api dan matahari. 🔥☀️
Dingin → mengingatkan kita pada air, langit, dan tumbuhan. 💧🌿
Ø Asesmen
Pilihlah gambar berikut dan buat karya seni sederhana di buku gambar yang sudah kalian bawa dan Warnai sesuai dengan kreatifitas kalian ya