http://i48.tinypic.com/eamrur.jpg Source: https://www.linksukses.com/2013/01/menampilkan-kursor-animasi-pada-blog.html

04/10/26

Senin, 05 Oktober 2026-2.A-Bahasa Indonesia

IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal: Senin, 05 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Kata Kerja Aktif dan Kata Kerja pasif
Pertemuan ke: 3

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat membaca kalimat dengan teliti dan memperhatikan kata kerja yang menunjukkan siapa yang melakukan atau dikenai suatu kegiatan.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami kata kerja aktif dan pasif melalui kegiatan sehari-hari, seperti membaca, menyapu, mencuci, memasak, dan bermain.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui kegiatan mengamati gambar, bermain tebak kata kerja, tanya jawab, mengubah kalimat, diskusi, dan latihan sederhana.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal kata kerja melalui kegiatan sehari-hari.
  2. Mengenal pengertian kata kerja aktif dan pasif.
  3. Mengidentifikasi kata kerja aktif dalam kalimat sederhana.
  4. Mengidentifikasi kata kerja pasif dalam kalimat sederhana.
  5. Membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif.
  6. Mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif sederhana.
  7. Mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif sederhana.
  8. Membuat kalimat sederhana menggunakan kata kerja aktif dan pasif.


📌 MATERI: kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Mengamati, membaca, tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan mencari kata, penugasan, dan latihan terbimbing.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu kata, video pembelajaran


Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Anak-anak, coba perhatikan kegiatan yang kalian lakukan setiap hari. Misalnya, Ibu memasak, Ayah mencuci mobil, atau Kakak membaca buku.

Menurut kalian, apa yang dilakukan Ibu, Ayah, dan Kakak?

Benar, mereka melakukan suatu kegiatan. Kata yang menunjukkan kegiatan disebut kata kerja.

Allah Swt. menciptakan manusia dengan kemampuan untuk melakukan berbagai kegiatan dan menggunakan anggota tubuh dengan baik. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kemampuan kita untuk melakukan kebaikan. ✨

Hari ini kita akan belajar kata kerja aktif dan kata kerja pasif. Kita akan belajar membedakan kalimat yang menunjukkan seseorang melakukan kegiatan dan kalimat yang menunjukkan seseorang atau sesuatu dikenai kegiatan. Mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. 🌷




A. Mengenal Kata Kerja

Kata kerja adalah kata yang menunjukkan suatu kegiatan atau tindakan.

Contoh:

  • membaca
  • menulis
  • menyapu
  • mencuci
  • memasak
  • bermain
  • menggambar
  • membawa
  • membuka
  • menutup

Contoh dalam kalimat:

  • Siti membaca buku.
  • Ibu memasak nasi.
  • Budi menulis surat.
  • Ayah mencuci mobil.

Kata membaca, memasak, menulis, dan mencuci merupakan kata kerja karena menunjukkan kegiatan.


B. Kata Kerja Aktif

Kata kerja aktif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek melakukan suatu kegiatan atau tindakan.

Biasanya kata kerja aktif menggunakan awalan me-, mem-, men-, meng-, atau meny-.

Contoh:

  1. Rani membaca buku.
  2. Ibu memasak nasi.
  3. Ayah mencuci mobil.
  4. Budi menulis surat.
  5. Siti menyapu lantai.

Pada kalimat:

Rani membaca buku.

  • Rani = orang yang melakukan kegiatan.
  • membaca = kata kerja aktif.
  • buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.

C. Kata Kerja Pasif

Kata kerja pasif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek dikenai atau menerima suatu tindakan.

Kata kerja pasif sering menggunakan awalan di-.

Contoh:

  1. Buku dibaca oleh Rani.
  2. Nasi dimasak oleh Ibu.
  3. Mobil dicuci oleh Ayah.
  4. Surat ditulis oleh Budi.
  5. Lantai disapu oleh Siti.

Pada kalimat:

Buku dibaca oleh Rani.

  • Buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.
  • dibaca = kata kerja pasif.
  • Rani = orang yang melakukan kegiatan.











Cara mudah mengingat:

🟢 Aktif = melakukan
🔵 Pasif = dikenai kegiatan















F. Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Pasif

Kalimat aktif dapat diubah menjadi kalimat pasif.

Contoh 1

Aktif: Ibu memasak nasi.
⬇️
Pasif: Nasi dimasak oleh Ibu.

Contoh 2

Aktif: Ayah mencuci mobil.
⬇️
Pasif: Mobil dicuci oleh Ayah.

Contoh 3

Aktif: Siti membaca buku.
⬇️
Pasif: Buku dibaca oleh Siti.

Contoh 4

Aktif: Budi menulis surat.
⬇️
Pasif: Surat ditulis oleh Budi.


G. Mengubah Kalimat Pasif Menjadi Aktif

Kalimat pasif juga dapat diubah menjadi kalimat aktif.

Contoh 1

Pasif: Bola ditendang oleh Raka.
⬇️
Aktif: Raka menendang bola.

Contoh 2

Pasif: Buku dibaca oleh Siti.
⬇️
Aktif: Siti membaca buku.

Contoh 3

Pasif: Mobil dicuci oleh Ayah.
⬇️
Aktif: Ayah mencuci mobil.


H. Kosakata Baru

Kata kerja: kata yang menunjukkan kegiatan atau tindakan.

Aktif: melakukan suatu kegiatan.

Pasif: dikenai atau menerima suatu kegiatan.

Pelaku: orang yang melakukan suatu kegiatan.

Tindakan: kegiatan yang dilakukan.

Awalan: bagian yang ditambahkan pada awal kata, seperti me- dan di-.


Ø Soal Asesmen / Post Test:

A. Susunlah kata-kata berikut menjadi kalimat aktif yang benar!

  1. membaca – Siti – buku
    Jawab: __________________________________
  2. Ibu – nasi – memasak
    Jawab: __________________________________
  3. bola – Raka – menendang
    Jawab: __________________________________
  4. tanaman – Dika – menyiram
    Jawab: __________________________________
  5. Ayah – mobil – mencuci
    Jawab: __________________________________

B. Susunlah kata-kata berikut menjadi kalimat pasif yang benar!

  1. dibaca – buku – oleh Siti
    Jawab: __________________________________
  2. oleh Ibu – dimasak – nasi
    Jawab: __________________________________
  3. ditendang – bola – oleh Raka
    Jawab: __________________________________
  4. disiram – tanaman – oleh Dika
    Jawab: __________________________________
  5. mobil – oleh Ayah – dicuci
    Jawab: __________________________________

C. Susunlah kalimat aktif dan pasif berdasarkan pasangan kata berikut!

  1. Rina – bunga – menyiram
    Kalimat aktif: ____________________________
    Kalimat pasif: ____________________________
  2. Budi – surat – menulis
    Kalimat aktif: ____________________________
    Kalimat pasif: ____________________________
  3. Kakak – sepeda – membersihkan
    Kalimat aktif: ____________________________
    Kalimat pasif: ____________________________
  4. Ibu – pakaian – mencuci
    Kalimat aktif: ____________________________
    Kalimat pasif: ____________________________
  5. Andi – pintu – membuka
    Kalimat aktif: ____________________________
    Kalimat pasif: ____________________________


Ø Jawaban atau uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:


Senin, 05 Oktober 2026-2.A-Seni Rupa

IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Seni Rupa
Hari, Tanggal: Senin, 05 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Mengenal Tekstur (Kasar dan Halus)
Pertemuan ke: 1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

MMurid dapat mengapresiasi karya diri sendiri (Tekstur dan Pola)

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati dan mengenali tekstur pada berbagai benda dengan teliti menggunakan penglihatan dan perabaan.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan tekstur kasar dan halus dengan benda-benda yang ada di lingkungan sekitar, seperti batu, kayu, daun, kapas, kain, kertas, dan benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mengenal dan membedakan tekstur kasar dan halus melalui kegiatan mengamati, meraba, mencocokkan, dan mengelompokkan gambar atau benda.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal dan membedakan tekstur kasar dan tekstur halus dengan benar.
  2. Mengenal pola sebagai unsur rupa berupa pengulangan bentuk, garis, atau warna.
  3. Membuat karya seni rupa sederhana yang menggabungkan tekstur dan pola.
  4. Mengidentifikasi dan menyebutkan tekstur serta pola yang terdapat pada karya sendiri.
  5. Menyampaikan apresiasi terhadap karya sendiri dengan bahasa yang santun

 

📌 MATERI: MENGENAL TEKSTUR (KASAR DAN HALUS)

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Latihan, pengamatan, tanya jawab, dan penugasan

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, gambar benda, dan benda-benda di sekitar yang memiliki tekstur kasar dan halus.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai kegiatan, mari kita berdoa bersama, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar kegiatan hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan dan rasakan benda yang ada di sekitar kalian. Pernahkah kalian menyentuh batu, kulit buah, meja, kapas, kain, atau kertas?

Bagaimana rasanya? Ada benda yang terasa kasar, dan ada juga yang terasa halus.

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai benda dengan bentuk dan permukaan yang berbeda-beda. Keberagaman tekstur tersebut membuat benda dan karya seni menjadi lebih menarik. 🌿✨

Hari ini kita akan belajar tentang tekstur, khususnya tekstur kasar dan halus.

Mari belajar dengan teliti, berani mencoba, dan menjaga benda yang kita gunakan. Semoga kita dapat mengenal dan membedakan tekstur dengan baik. 💖

 




1. Pengertian Tekstur

Tekstur adalah sifat atau keadaan permukaan suatu benda yang dapat dirasakan dengan indera peraba dan dapat dilihat.

Setiap benda dapat memiliki tekstur yang berbeda. Ada benda yang permukaannya kasar, dan ada benda yang permukaannya halus.

Contoh benda di sekitar kita:

  • Batu memiliki tekstur kasar.
  • Kulit pohon memiliki tekstur kasar.
  • Kapas memiliki tekstur lembut dan halus.
  • Kertas memiliki permukaan yang relatif halus.
  • Kain dapat memiliki tekstur halus atau kasar tergantung jenis kainnya.

2. Tekstur Kasar

Tekstur kasar adalah permukaan benda yang terasa tidak rata atau berbintil ketika disentuh.

Contoh benda yang memiliki tekstur kasar:

  • 🪨 Batu
  • 🌳 Kulit pohon
  • 🧱 Batu bata
  • 🪵 Kayu
  • 🥥 Kulit kelapa
  • 🏖️ Pasir

Ketika diraba, benda-benda tersebut terasa tidak licin dan permukaannya tidak rata.


3. Tekstur Halus

Tekstur halus adalah permukaan benda yang terasa lembut, rata, atau licin ketika disentuh.

Contoh benda yang memiliki tekstur halus:

  • ☁️ Kapas
  • 📄 Kertas
  • 🧵 Kain tertentu
  • 🥚 Kulit telur
  • 🪞 Kaca
  • 🧴 Permukaan botol plastik tertentu

Ketika diraba, benda-benda tersebut terasa lebih lembut, rata, atau licin.


4. Perbedaan Tekstur Kasar dan Halus

Tekstur KasarTekstur Halus
Permukaannya tidak rataPermukaannya rata atau lembut
Terasa kasar saat dirabaTerasa lembut atau licin saat diraba
Contoh: batuContoh: kertas
Contoh: kulit pohonContoh: kapas
Contoh: pasirContoh: kaca

5. Tekstur pada Karya Seni

Tekstur juga dapat ditemukan dalam karya seni rupa.

Seniman dapat menggunakan berbagai bahan untuk menghasilkan tekstur yang berbeda pada karya seni.

Contohnya:

  • Menempelkan pasir pada gambar untuk membuat tekstur kasar.
  • Menempelkan kapas untuk membuat tekstur lembut.
  • Menggunakan daun kering untuk memberikan tekstur tertentu.
  • Menggunakan kain untuk memberikan permukaan yang berbeda.

Dengan menggunakan berbagai tekstur, karya seni dapat menjadi lebih menarik dan memiliki keunikan.


6. Mengelompokkan Tekstur

Benda dapat dikelompokkan berdasarkan teksturnya.

🪨 Tekstur Kasar:
Batu, pasir, kulit pohon, batu bata, kayu.

☁️ Tekstur Halus:
Kapas, kertas, kaca, kain tertentu, kulit telur.

✨ Allah Swt. menciptakan berbagai benda dengan bentuk dan tekstur yang berbeda. Kita harus bersyukur atas keindahan dan keberagaman ciptaan Allah Swt.


Ø Asesmen/Post Test

A. Pilihan Ganda

1. Rani menyentuh sebuah batu. Permukaan batu terasa tidak rata dan berbintil. Tekstur batu adalah ....

A. halus
B. kasar
C. lembut
D. licin

2. Benda yang memiliki tekstur halus adalah ....

A. batu
B. pasir
C. kapas
D. kulit pohon

3. Tekstur adalah ....

A. warna suatu benda
B. bentuk suatu benda
C. sifat permukaan suatu benda
D. ukuran suatu benda

4. Saat menyentuh kulit pohon, tangan terasa ....

A. kasar
B. sangat licin
C. sangat lembut
D. rata sekali

5. Benda berikut yang memiliki tekstur halus adalah ....

A. batu bata
B. pasir
C. kertas
D. kulit kayu

6. Permukaan benda yang tidak rata biasanya memiliki tekstur ....

A. halus
B. kasar
C. lembut
D. licin

7. Contoh benda yang memiliki tekstur kasar adalah ....

A. kapas
B. kaca
C. batu
D. kertas

8. Contoh benda yang dapat digunakan untuk membuat tekstur halus pada karya seni adalah ....

A. kapas
B. pasir
C. batu
D. kulit pohon

9. Tekstur suatu benda dapat kita kenali dengan menggunakan indera ....

A. pendengaran
B. penciuman
C. peraba
D. pengecap

10. Kita harus menjaga benda yang digunakan saat membuat karya seni agar ....

A. cepat rusak
B. tetap bersih dan dapat digunakan dengan baik
C. dibuang setelah digunakan
D. menjadi kotor

B. Isian

1. Sifat permukaan suatu benda disebut ....

2. Batu memiliki tekstur ....

3. Kapas memiliki tekstur ....

4. Permukaan yang tidak rata biasanya terasa ....

5. Kita dapat merasakan tekstur menggunakan indera ....

6. Pasir merupakan contoh benda yang memiliki tekstur ....

7. Kertas pada umumnya memiliki permukaan yang ....

8. Kulit pohon memiliki tekstur ....

9. Tekstur dapat membuat karya seni menjadi lebih ....

10. Kita harus bersyukur kepada Allah Swt. atas berbagai ciptaan-Nya yang memiliki bentuk dan tekstur yang ....




Ø Kunci Jawaban/uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:

01/10/26

Jumat, 02 Oktober 2026-2.A-PAK

IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: PAK
Hari, Tanggal: Jumat, 02 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Sumatif Harian 2
Pertemuan ke: 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu menjelaskan arti disiplin serta menunjukkan contoh perilaku disiplin di lingkungan sekolah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama dan menyadari pentingnya menaati aturan, menghargai waktu, serta melaksanakan kewajiban dengan tertib di sekolah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan sikap disiplin dengan kegiatan sehari-hari di sekolah, seperti datang tepat waktu, mengikuti pembelajaran dengan tertib, mengerjakan tugas, melaksanakan piket, dan menaati aturan sekolah.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mengenal sikap disiplin di sekolah melalui gambar, permainan, tanya jawab, pengamatan, dan kegiatan memilih perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan sikap disiplin.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian sikap disiplin.
  2. Mengidentifikasi contoh sikap disiplin di lingkungan sekolah.
  3. Mengidentifikasi contoh perilaku tidak disiplin di sekolah.
  4. Menjelaskan manfaat bersikap disiplin di sekolah.
  5. Membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin.
  6. Membiasakan sikap disiplin dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.

 

📌 MATERI: Sikap Disiplin di Lingkungan Sekolah

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan, pengamatan gambar, dan latihan.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, gambar perilaku disiplin, video pembelajaran, dan papan tulis.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak hebat, coba Ibu tanya. Siapa yang tadi datang ke sekolah tepat waktu? 🙋‍♀️🙋‍♂️

Ketika bel berbunyi, apa yang harus kita lakukan? Apakah kita tetap bermain atau segera masuk kelas?

Bagaimana sikap kita ketika guru sedang menjelaskan? Lalu, apa yang harus kita lakukan jika mendapat jadwal piket?

Nah, semua kebiasaan tersebut berkaitan dengan sikap disiplin di sekolah.

Hari ini kita akan belajar bagaimana menjadi anak yang disiplin dengan cara menaati aturan, menghargai waktu, melaksanakan tugas, dan menjaga ketertiban di sekolah.

Mari belajar dengan tertib, semangat, dan penuh tanggung jawab. 🌷



A. Apa Itu Disiplin?

Disiplin adalah sikap menaati aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

Di sekolah, sikap disiplin berarti kita mematuhi aturan sekolah dan melaksanakan kewajiban dengan baik.

Anak yang disiplin akan:

  • datang tepat waktu;
  • mengikuti pembelajaran dengan tertib;
  • mendengarkan guru;
  • mengerjakan tugas;
  • menjaga kebersihan;
  • melaksanakan piket;
  • menaati aturan sekolah.

B. Sikap Disiplin di Lingkungan Sekolah

Contoh sikap disiplin di sekolah:

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.
  2. Memakai seragam sesuai aturan.
  3. Berbaris dengan rapi.
  4. Masuk kelas ketika bel berbunyi.
  5. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.
  6. Mendengarkan guru saat menjelaskan.
  7. Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  8. Mengerjakan tugas tepat waktu.
  9. Membawa perlengkapan belajar.
  10. Melaksanakan piket sesuai jadwal.
  11. Membuang sampah pada tempatnya.
  12. Merapikan meja dan alat belajar setelah digunakan.
  13. Meminta izin ketika ingin keluar kelas.
  14. Mengikuti kegiatan sekolah dengan tertib.
  15. Menaati peraturan sekolah.

C. Perilaku Tidak Disiplin di Sekolah

Perilaku tidak disiplin adalah perilaku yang tidak menaati aturan atau tidak melaksanakan kewajiban dengan baik.

Contohnya:

  1. Datang terlambat ke sekolah.
  2. Tidak memakai seragam sesuai aturan.
  3. Bermain ketika guru sedang menjelaskan.
  4. Berbicara sendiri saat pembelajaran.
  5. Tidak mengerjakan tugas.
  6. Tidak membawa perlengkapan belajar.
  7. Tidak melaksanakan piket.
  8. Membuang sampah sembarangan.
  9. Keluar kelas tanpa izin.
  10. Mengganggu teman saat belajar.

D. Manfaat Bersikap Disiplin di Sekolah

Kita harus membiasakan sikap disiplin karena dapat:

🌱 membuat kegiatan belajar menjadi tertib;
🌱 membantu kita menggunakan waktu dengan baik;
🌱 membuat kelas menjadi nyaman;
🌱 melatih rasa tanggung jawab;
🌱 membuat kita dipercaya oleh guru dan teman;
🌱 membantu kita menjadi anak yang mandiri.


Ø Soal Asesmen / Post Test

Pilihlah jawaban yang tepat!

  1. Sikap menaati aturan disebut sikap ....
    a. malas
    b. disiplin
    c. nakal
  2. Kita sebaiknya datang ke sekolah ....
    a. terlambat
    b. sesuka hati
    c. tepat waktu
  3. Ketika guru sedang menjelaskan, kita harus ....
    a. mendengarkan
    b. bermain
    c. berlari
  4. Anak yang mendapat jadwal piket harus ....
    a. menghindar
    b. melaksanakan piket
    c. pulang lebih dahulu
  5. Sampah di sekolah harus dibuang ....
    a. di lantai
    b. di halaman
    c. pada tempatnya
  6. Jika ingin keluar kelas, kita sebaiknya ....
    a. meminta izin
    b. langsung pergi
    c. berlari keluar
  7. Mengerjakan tugas tepat waktu merupakan contoh sikap ....
    a. disiplin
    b. malas
    c. tidak peduli
  8. Setelah menggunakan alat belajar, kita harus ....
    a. membiarkannya
    b. merapikannya
    c. membuangnya
  9. Datang terlambat ke sekolah merupakan perilaku ....
    a. disiplin
    b. tertib
    c. tidak disiplin
  10. Sikap disiplin membuat kegiatan belajar menjadi ....
    a. tertib
    b. kacau
    c. berantakan

Ø Kunci Jawaban/uraian:

  1. b. disiplin
  2. c. tepat waktu
  3. a. mendengarkan
  4. b. melaksanakan piket
  5. c. pada tempatnya
  6. a. meminta izin
  7. a. disiplin
  8. b. merapikannya
  9. c. tidak disiplin
  10. a. tertib

Ø Kesimpulan dan refleksi: