http://i48.tinypic.com/eamrur.jpg Source: https://www.linksukses.com/2013/01/menampilkan-kursor-animasi-pada-blog.html

05/08/26

Kamis, 06 Agustus 2026-2.A-Matematika dan B. Indonesia

Hari, Tanggal: Kamis, 06 Agustus 2026

Kelas: 2 A
Mata Pelajaran: Matematika & B. Indonesia
Guru Kelas: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.

Materi Pokok: Nilai tempat (Matematika), Huruf Kapital dan tanda baca (B. Indonesia) 


Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang intuisi bilangan cacah sampai 100 serta mengenal berbagai macam jenis perasaan. Nah pada hari ini kita akan belajar tentang penggunaan huruf kapital serta tanda baca titik dan koma, dan menulis lambang dan nama bilangan cacah sampai 100. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! Semangat Selalu! 🌟


πŸ“Œ Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

πŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

πŸ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
  2. Matematika: Membaca dan menulis lambang bilangan sampai 100

πŸ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Menyebutkan informasi pokok (siapa, apa, kapan, di mana) yang terdapat dalam percakapan.
  3. Menemukan kata atau kalimat yang menunjukkan perasaan tokoh dalam percakapan
  4. Mengenali dan menyebutkan jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut, bangga, malu) yang disampaikan dalam percakapan.

Matematika

  1. Membaca lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.
  2. Menghubungkan lambang bilangan dengan banyak benda sampai 100 dalam situasi sederhana.

  3. Menunjukkan pemahaman bahwa lambang bilangan memiliki makna jumlah benda yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Menuliskan lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.


πŸ“Œ Materi Bahasa Indonesia:

Penggunaan Huruf Kapital




Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital (huruf besar) digunakan pada:

  1. Huruf pertama di awal kalimat.
    • Contoh: Aku pergi ke sekolah.
  2. Huruf pertama nama orang.
    • Contoh: Budi, Siti, Rina.
  3. Huruf pertama nama tempat.
    • Contoh: Lampung, Jakarta, Indonesia.
  4. Huruf pertama nama hari dan bulan.
    • Contoh: Senin, Juli, Agustus.

Penggunaan Tanda Baca


1. Tanda Titik (.)

Digunakan di akhir kalimat berita atau pernyataan.

  • Contoh:
    • Saya suka membaca.
    • Ibu memasak di dapur.

2. Tanda Koma (,)

Digunakan untuk memisahkan beberapa kata dalam satu kalimat.

  • Contoh:
    • Ani membawa buku, pensil, dan penghapus.
    • Ayah, Ibu, dan Kakak pergi ke pasar.

3. Tanda Seru (!)

Digunakan pada kalimat perintah atau ungkapan kagum.

  • Contoh:
    • Ayo belajar!
    • Wah, indah sekali!

4. Tanda Tanya (?)

Digunakan pada kalimat yang bertanya.

  • Contoh:
    • Siapa namamu?
    • Di mana rumahmu?

 Asesmen:



πŸ“ŒMateri Matematika

NILAI TEMPAT




Apa Itu Nilai Tempat?

Nilai tempat adalah nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam bilangan.

Pada bilangan dua angka terdapat:

Puluhan (P) = angka di sebelah kiri.

Satuan (S) = angka di sebelah kanan.

Contoh:

Bilangan 47

Angka 4 berada di tempat puluhan = 40.

Angka 7 berada di tempat satuan = 7.

Jadi: 47 = 40 + 7

Cara Menentukan Nilai Tempat

Lihat angka di sebelah kiri → puluhan.

Lihat angka di sebelah kanan → satuan.

Tuliskan nilainya.

Contoh:

63 = 6 puluhan dan 3 satuan.

80 = 8 puluhan dan 0 satuan.

19 = 1 puluhan dan 9 satuan.



Asesmen LKPD:



πŸ“Œ Refleksi Pembelajaran:

04/08/26

Rabu, 05 Agustus 2026-2.A-B.Indonesia & Pancasila

Hari, Tanggal: Rabu, 05 Agustus 2026

Kelas: 2 A
Mata Pelajaran: B. Indonesia, Pancasila
Guru Kelas: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.

Materi Pokok: Penggunaan Huruf Kapital dan tanda baca (B. Indonesia), Lambang negara Indonesia (Pancasila)



πŸ“Œ Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

πŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):
  1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural
  2. Pendidikan Pancasila: Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

πŸ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP)
  1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
  2. Pendidikan Pancasila : Memahami simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila

πŸ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Bahasa Indonesia: 
  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Mengidentifikasi informasi penting dalam percakapan yang didengar.
  3. Mengenali fungsi berbagai kata tanya (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana).
  4. Menentukan kata tanya yang sesuai dengan informasi yang ingin diketahui.
  5. Menyusun kalimat tanya sederhana menggunakan kata tanya yang tepat.
  6. Mengajukan pertanyaan secara santun kepada guru maupun teman.
  7. Menjawab pertanyaan berdasarkan isi percakapan yang didengar dengan benar.

Pendidikan Pancasila:

  1. Mengenal lambang negara Garuda Pancasila. 
  2. Menyebutkan simbol-simbol pada sila-sila Pancasila. 
  3. Memasangkan simbol dengan sila Pancasila yang sesuai. 
  4. Menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila. 
  5. Menjelaskan makna sederhana dari simbol setiap sila Pancasila. 
  6. Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

πŸ“Œ Kegiatan Awal (Sapaan):
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 2.A. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
 
πŸ“Œ Apersepsi

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah memahami unsur seni rupa bentuk dan warna. Hari ini kita akan belajar masih memahami penggunaan huruf kapital dan tanda baca dan mengenal bagian bagian Garuda Pancasila. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! Semangat Selalu! 🌟


πŸ“Œ Materi Pendidikan Pancasila:

Mengenal Lambang Negara Garuda Pancasila

 

 

Apa Itu Garuda Pancasila?

Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

Garuda melambangkan:

·         Kekuatan

·         Keberanian

·         Persatuan bangsa Indonesia

Pada dada Garuda terdapat perisai yang berisi 5 simbol Pancasila.

Di bawah Garuda terdapat pita bertuliskan:

"Bhinneka Tunggal Ika"

Artinya:

Berbeda-beda tetapi tetap satu.


Bagian-Bagian Garuda Pancasila

1. Kepala Garuda

·         Menghadap ke kanan.

·         Melambangkan kebaikan dan semangat.

2. Sayap Garuda

·         Melambangkan kekuatan bangsa Indonesia.

3. Perisai

·         Berisi lima lambang sila Pancasila.

4. Cakar Garuda

·         Mencengkeram pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika

Lambang

Bunyi Sila

Bintang

Ketuhanan Yang Maha Esa

⛓️ Rantai

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

🌳 Pohon Beringin

Persatuan Indonesia

πŸ‚ Kepala Banteng

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

🌾 Padi dan Kapas

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

 

Fakta Menarik

·         Garuda memiliki 17 helai bulu pada setiap sayap.

·         Ekor memiliki 8 helai bulu.

·         Pangkal ekor memiliki 19 helai bulu.

·         Leher memiliki 45 helai bulu.

Jumlah bulu tersebut melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945.


Sikap yang Mencerminkan Garuda Pancasila

Peserta didik dapat:

·         Berdoa sebelum belajar.

·         Berteman dengan semua teman.

·         Saling membantu.

·         Bermusyawarah saat memilih ketua kelas.

·         Bersikap adil dan jujur.


Ringkasan

πŸ“Œ Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

πŸ“Œ Pada dada Garuda terdapat lima lambang Pancasila.

πŸ“Œ Tulisan Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.

πŸ“Œ Kita harus bangga dan menjaga persatuan Indonesia.


Ayo Berlatih!

1.       Apa nama lambang negara Indonesia?

2.       Apa tulisan pada pita yang dicengkeram Garuda?

3.       Berapa jumlah lambang pada perisai Garuda?

4.       Lambang sila ketiga adalah ....

5.       Sebutkan satu contoh sikap yang sesuai dengan nilai Pancasila.


πŸ“Œ Materi Bahasa Indonesia

 
Simaklah video pembelajaran di atas dengan seksama!
         
    A. Huruf Kapital
Huruf kapital disebut juga huruf besar.
Huruf kapital digunakan pada:
1. Awal Kalimat
Huruf pertama pada setiap kalimat harus menggunakan huruf kapital.
Contoh:
✔ Saya suka membaca.
✔ Ayah sedang bekerja.
✔ Kami bermain bersama.
2. Nama Orang
Huruf pertama pada nama orang ditulis dengan huruf kapital.
Contoh:
  • Budi
  • Siti
  • Aisyah
  • Khalid
  • Isabella
Kalimat:
✔ Khalid bermain bola.
✔ Isabella membaca buku.

Nama hari selalu diawali huruf kapital.
  • Senin
  • Selasa
  • Rabu
  • Kamis
  • Jumat
  • Sabtu
  • Minggu
Contoh:
✔ Hari ini hari Senin.
✔ Besok hari Selasa.

    B. Tanda Baca Titik (.)
    Tanda titik digunakan pada akhir kalimat berita atau kalimat pernyataan.
    Contoh:
✔ Saya suka membaca.
✔ Ibu memasak nasi.
✔ Ayah bekerja di kantor.
✔ Kami belajar di kelas

A    Asesmen:
1. 1. Menulis tegak bersambung dengan penggunaan huruf kapital yang tepat
    2. Kerjakan latihan soal yang ada dibuku cetak 

03/08/26

Selasa, 04 Agustus 2026-2.A-Pancasila, Matematika & Seni Rupa

Hari, Tanggal: Selasa, 04 Agustus 2026

Kelas: 2 A
Mata Pelajaran: Pancasila, Matematika & Seni Rupa
Guru Kelas: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.

Materi Pokok: Lambang Negara Indonesia (P. Pancasila), nilai tempat (Matematika), unsur rupa (Seni Rupa)



Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. πŸ€²

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. 

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah mengenal kembali unsur garis dalam seni rupa, mendengarkan percakapan yang berkaitan dengan perasaan. Hari ini kita akan belajar mengenal bendera negara Indonesia dan intuisi bilangan cacah sampai 100. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! Semangat Selalu! 


πŸ“Œ Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

πŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Pendidikan Pancasila: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
  3. Seni Rupa: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

πŸ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Pendidikan Pancasila: Menjelaskan bendera negara dan lagu kebangsaan.
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100
  3. Seni Rupa: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .

πŸ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):


Pendidikan Pancasila:

  1. Menjelaskan ciri-ciri bendera negara kesatuan republik indonesia (merah putih).
  2. Menjelaskan makna warna merah dan putih pada bendera Indonesia.

Matematika:

  1. Membaca dan menuliskan bilangan cacah sampai 100 dengan benar
  2. Menghubungkan lambang bilangan dengan banyak benda sampai 100 secara tepat.
  3. Memperkirakan banyak benda dan membandingkan hasil perkiraan dengan jumlah sebenarnya.
  4. Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 100 menggunakan intuisi bilangan.
  5. Menentukan bilangan yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak dalam berbagai situasi sederhana

Seni Rupa:

  1. Menyebutkan minimal 3 unsur rupa (misalnya titik, garis, bentuk, warna, atau tekstur) dengan benar.
  2. Mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar berdasarkan hasil pengamatan.

 

πŸ“Œ Materi Pendidikan Pancasila:

Mengenal Lambang Negara Garuda Pancasila

 

 

Apa Itu Garuda Pancasila?

Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

Garuda melambangkan:

·         Kekuatan

·         Keberanian

·         Persatuan bangsa Indonesia

Pada dada Garuda terdapat perisai yang berisi 5 simbol Pancasila.

Di bawah Garuda terdapat pita bertuliskan:

"Bhinneka Tunggal Ika"

Artinya:

Berbeda-beda tetapi tetap satu.


Bagian-Bagian Garuda Pancasila

1. Kepala Garuda

·         Menghadap ke kanan.

·         Melambangkan kebaikan dan semangat.

2. Sayap Garuda

·         Melambangkan kekuatan bangsa Indonesia.

3. Perisai

·         Berisi lima lambang sila Pancasila.

4. Cakar Garuda

·         Mencengkeram pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika

Lambang

Bunyi Sila

Bintang

Ketuhanan Yang Maha Esa

⛓️ Rantai

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

🌳 Pohon Beringin

Persatuan Indonesia

πŸ‚ Kepala Banteng

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

🌾 Padi dan Kapas

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

 

Fakta Menarik

·         Garuda memiliki 17 helai bulu pada setiap sayap.

·         Ekor memiliki 8 helai bulu.

·         Pangkal ekor memiliki 19 helai bulu.

·         Leher memiliki 45 helai bulu.

Jumlah bulu tersebut melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945.


Sikap yang Mencerminkan Garuda Pancasila

Peserta didik dapat:

·         Berdoa sebelum belajar.

·         Berteman dengan semua teman.

·         Saling membantu.

·         Bermusyawarah saat memilih ketua kelas.

·         Bersikap adil dan jujur.


Ringkasan

πŸ“Œ Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

πŸ“Œ Pada dada Garuda terdapat lima lambang Pancasila.

πŸ“Œ Tulisan Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.

πŸ“Œ Kita harus bangga dan menjaga persatuan Indonesia.


Ayo Berlatih!

1.       Apa nama lambang negara Indonesia?

2.       Apa tulisan pada pita yang dicengkeram Garuda?

3.       Berapa jumlah lambang pada perisai Garuda?

4.       Lambang sila ketiga adalah ....

5.       Sebutkan satu contoh sikap yang sesuai dengan nilai Pancasila.

 πŸ“Œ Materi Matematika:

    Mengenal Nilai Tempat
    Setiap angka mempunyai tempatnya.
    Bilangan terdiri dari:
    Setiap angka mempunyai tempatnya.
    Bilangan terdiri dari:
PuluhanSatuan
25
  • Angka 2 berada pada tempat puluhan = 20
  • Angka 5 berada pada tempat satuan = 5

    Bilangan tersebut dibaca dua puluh lima.

    Contoh 1
    Bilangan34
    Puluhan =30
    Satuan =4

PuluhanSatuan
34

    Jadi:34 = 30 + 4

    πŸ“Œ Bilangan sampai 100 terdiri atas Puluhan dan Satuan

πŸ“Œ Angka di sebelah kiri menunjukkan puluhan.

πŸ“Œ Angka di sebelah kanan menunjukkan satuan.

    Asesmen LKPD


 

πŸ“Œ Materi Seni Rupa:

UNSUR RUPA BENTUK


Apa itu Unsur Rupa?

Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Dengan unsur rupa, kita dapat menggambar berbagai benda di sekitar kita.



πŸ”· A. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda yang dapat dilihat.

Bentuk dapat berupa bangun datar maupun bentuk benda nyata.

Macam-macam Bentuk

Bentuk Geometris
Bentuk yang teratur dan memiliki ukuran yang jelas.

Contoh:

  • Lingkaran
  • Persegi 🟦
  • Persegi panjang
  • Segitiga πŸ”Ί
  • Oval

Bentuk Nongeometris
Bentuk yang tidak beraturan dan biasanya terdapat di alam.

Contoh:

  • Daun πŸƒ
  • Awan ☁️
  • Bunga 🌸
  • Hewan 🐟
  • Pohon 🌳

Manfaat Bentuk

  • Membentuk gambar menjadi jelas.
  • Membantu mengenali benda.
  • Membuat karya seni lebih menarik.

Contoh:

  • Rumah tersusun dari persegi dan segitiga.
  • Mobil terdiri atas persegi panjang dan lingkaran.
  • Bunga memiliki bentuk kelopak yang indah.

 Asesmen: