http://i48.tinypic.com/eamrur.jpg Source: https://www.linksukses.com/2013/01/menampilkan-kursor-animasi-pada-blog.html

20/09/26

Senin, 21 September 2026-2.A-Seni Rupa

IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Seni Rupa
Hari, Tanggal: Senin, 21 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Perbedaan Warna 
Pertemuan ke: 6

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

Ø  Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan warna gelap, terang, panas dan dingin)

    - Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat mengamati dan mengenali perbedaan warna gelap, terang, panas, dan dingin pada benda atau karya seni di sekitarnya dengan teliti.

    - Meaningful (Bermakna) : Murid dapat menghubungkan warna gelap, terang, panas, dan dingin dengan kehidupan sehari-hari, seperti warna langit, bunga, buah, pakaian, dan benda di lingkungan sekitar.

    - Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat mengenal warna gelap, terang, panas, dan dingin melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencocokkan warna, mengelompokkan warna, mewarnai, dan membuat karya seni sederhana.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

1. Murid dapat mengenal berbagai warna yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.

2. Murid dapat membedakan warna gelap dan warna terang melalui pengamatan sederhana.

3. Murid dapat mengenal dan menyebutkan warna yang termasuk kelompok warna panas dan dingin.

4. Murid dapat mengelompokkan warna menjadi gelap, terang, panas, dan dingin dengan tepat.

📌 MATERI SENI RUPA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Problem Based Learning
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Benda di lingkungan sekitar

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat mengamati warna terang dan gelap pada benda-benda di sekitar sebagai bukti keindahan ciptaan Allah.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Allah menciptakan berbagai keadaan dan suasana. Kita dapat mengenal warna panas dan warna dingin yang memberikan kesan berbeda pada sebuah karya seni.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Berbagai tumbuhan, buah, dan bunga yang Allah berikan memiliki warna yang beragam. Kita dapat mensyukurinya dengan mengamati dan menggunakan warna gelap, terang, panas, dan dingin dalam karya seni.

Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!
Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈

 


MATERI SENI RUPA

Warna Gelap, Terang, Panas, Dingin, dan Netral
A. Apa Itu Warna?
Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik. Kita dapat melihat berbagai warna pada benda-benda di sekitar kita. Contohnya:

  • 🍎 Apel berwarna merah.
  • 🌿 Daun berwarna hijau.
  • ☀️ Matahari berwarna kuning.
  • 🌊 Air laut sering digambarkan berwarna biru.

Warna dapat dikelompokkan menjadi warna gelap, warna terang, Warna netral, warna panas, dan warna dingin.

B. Warna Gelap 
Warna gelap adalah warna yang terlihat lebih pekat dan tidak banyak terkena cahaya. Contoh warna gelap:

  • Hitam
  • Biru tua
  • Hijau tua
  • Merah tua
  • Ungu tua
  • Cokelat tua

🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Langit pada malam hari terlihat gelap. Batang pohon juga dapat terlihat berwarna cokelat tua. 
Cara membuat warna menjadi lebih gelap: Warna dapat dibuat lebih gelap dengan menambahkan warna hitam sedikit demi sedikit.

Contoh:

  • Merah + sedikit hitam → merah tua
  • Biru + sedikit hitam → biru tua
  • Hijau + sedikit hitam → hijau tua

C. Warna Terang
Warna terang adalah warna yang terlihat cerah dan banyak memantulkan cahaya.
Contoh warna terang:

  • Putih
  • Kuning
  • Merah muda
  • Biru muda
  • Hijau muda
  • Jingga muda

🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Awan pada siang hari terlihat putih. Bunga berwarna kuning juga terlihat cerah. 
Cara membuat warna menjadi lebih terang : Warna dapat dibuat lebih terang dengan menambahkan warna putih. 
Contoh:

  • Merah + putih → merah muda
  • Biru + putih → biru muda
  • Hijau + putih → hijau muda

D. Warna Panas

Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, bersemangat, kuat, dan berani.

Contoh warna panas:
🔴 Merah
🟠 Jingga
🟡 Kuning

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada api dan matahari.

Contoh:

  • Api 🔥 → merah, jingga, kuning
  • Matahari ☀️ → kuning
  • Buah jeruk 🍊 → jingga

Kesan warna panas:
❤️ Berani
😊 Semangat
🔥 Hangat
⚡ Energik

E. Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, damai, dan nyaman.

Contoh warna dingin:
🔵 Biru
🟢 Hijau
🟣 Ungu

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada air, langit, dan pepohonan.

Contoh:

  • Air laut 🌊 → biru
  • Langit ☁️ → biru
  • Daun 🌿 → hijau
  • Pegunungan 🏔️ → hijau

F. Warna Netral

Warna netral adalah warna yang tidak termasuk kelompok warna panas atau dingin dan biasanya mudah dipadukan dengan warna lain.

Contoh:

  • Hitam
  • Putih
  • Abu-abu
  • Cokelat

⚪⚫ Kesan warna netral: sederhana, tenang, dan seimbang.

Contoh dalam kehidupan: warna kertas putih, batu abu-abu, dan tanah cokelat.

⭐ Ingat!

  • Gelap dan terang → menunjukkan tingkat terang-gelapnya warna.
  • Netral → warna yang bersifat sederhana dan mudah dipadukan.
  • Panas → mengingatkan kita pada api dan matahari. 🔥☀️
  • Dingin → mengingatkan kita pada air, langit, dan tumbuhan. 💧🌿

Ø Asesmen
Pilihlah gambar berikut dan buat karya seni sederhana di buku gambar yang sudah kalian bawa dan Warnai sesuai dengan kreatifitas kalian ya

Ø  Kunci jawaban dan uraian:

📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


Senin, 21 September 2026-2.A.Bahasa Indonesia

IDENTITAS

Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal: Senin, 21 September 2026
Fase/Kelas: A/II
Materi: Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik
Pertemuan ke: 3

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم



Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.
    
Ø Alur Tujuan Pembelajaran
  1. Mengenal grafik sebagai salah satu bentuk penyajian informasi.
  2. Mengamati judul dan isi grafik sederhana.
  3. Membaca informasi yang terdapat dalam grafik.
  4. Menemukan informasi penting berdasarkan grafik.
  5. Membandingkan jumlah data pada grafik.
  6. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam grafik.
  7. Menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari grafik secara sederhana.

📌 MATERI BAHASA INDONESIA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
Ø  Metode: Membaca, mengamati, tanya jawab, diskusi
Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga LKPD, teks informasi,  video pembelajaran, grafik sederhana

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian. Misalnya, ada buku, pensil, penghapus, dan krayon.

Kalau Ibu ingin mengetahui benda apa yang jumlahnya paling banyak, bagaimana cara kita mengetahuinya?

Nah, kalau jumlahnya banyak, kita bisa mencatatnya dalam bentuk data. Data tersebut dapat disajikan dalam bentuk grafik agar lebih mudah dilihat dan dipahami.

Coba bayangkan, jika ada banyak data seperti jumlah siswa yang suka membaca, menggambar, bermain bola, dan bernyanyi. Apakah kita bisa mengetahui mana yang paling banyak hanya dengan melihat daftar angka?

Ternyata ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan grafik. 📊

Hari ini kita akan belajar cara mendapatkan informasi dari grafik. Kita akan belajar membaca judul grafik, melihat jumlah data, membandingkan data, serta menemukan informasi yang paling banyak dan paling sedikit.

Anak-anak, mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. Karena dengan membaca informasi dengan teliti, kita dapat memahami sesuatu dengan benar. ✨

 



A. Mengenal Grafik

Grafik adalah gambar yang digunakan untuk menyajikan informasi atau data agar lebih mudah dibaca dan dipahami.

Dengan melihat grafik, kita dapat mengetahui jumlah, perbandingan, dan informasi penting dengan lebih mudah.

Contohnya, grafik dapat menunjukkan:

  • makanan kesukaan siswa;
  • warna kesukaan siswa;
  • jumlah buku yang dibaca;
  • jumlah siswa yang mengikuti suatu kegiatan;
  • jumlah buah yang dimiliki.

B. Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik

Untuk mendapatkan informasi dari grafik, kita dapat melakukan beberapa langkah berikut.

  1. Membaca judul grafik.
  2. Judul membantu kita mengetahui informasi yang disajikan.
  3. Mengamati gambar, simbol, atau batang pada grafik.
  4. Perhatikan setiap data dengan teliti.
  5. Menghitung atau membaca jumlah data.
  6. Kita dapat mengetahui banyaknya suatu benda atau pilihan.
  7. Membandingkan data.
  8. Kita dapat mengetahui data yang paling banyak dan paling sedikit.
  9. Menjawab pertanyaan berdasarkan grafik.
  10. Jawaban harus sesuai dengan informasi yang terdapat pada grafik.

    Contoh Grafik Sederhana:



    C. Informasi Penting dalam Grafik

    Dari sebuah grafik, kita dapat menemukan informasi seperti:

    1. Data yang paling banyak.
    2. Data yang paling sedikit.
    3. Jumlah setiap data.
    4. Perbandingan antara dua data.
    5. Selisih jumlah dua data.
    6. Kesimpulan sederhana berdasarkan grafik.

    D. Kosakata Baru



    E. Cara Membaca Grafik

    Saat membaca grafik, lakukan dengan teliti.

    Ingat langkahnya:

    Baca judul → Amati data → Baca jumlah → Bandingkan → Temukan informasi → Buat kesimpulan.


    Ø Soal Asesmen / Post Test:


    Ø Jawaban atau uraian:


    Ø Kesimpulan dan refleksi:

    17/09/26

    Jumat, 18 September 2026-2A-PAK

    IDENTITAS

    Nama Guru: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd. 
    Mata Pelajaran: PAK
    Hari, Tanggal: Jumat, 18 September 2026
    Fase/Kelas: A/II
    Materi: Sikap Disiplin
    Pertemuan ke: 5

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

    Ø Capaian Pembelajaran:

    Murid mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

     

    Ø Tujuan Pembelajaran:

    Murid mampu menjelaskan arti disiplin serta menunjukkan contoh perilaku disiplin di lingkungan sekolah.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama dan menyadari pentingnya menaati aturan, menghargai waktu, serta melaksanakan kewajiban dengan tertib di sekolah.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan sikap disiplin dengan kegiatan sehari-hari di sekolah, seperti datang tepat waktu, mengikuti pembelajaran dengan tertib, mengerjakan tugas, melaksanakan piket, dan menaati aturan sekolah.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mengenal sikap disiplin di sekolah melalui gambar, permainan, tanya jawab, pengamatan, dan kegiatan memilih perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan sikap disiplin.

    Ø Alur Tujuan Pembelajaran

    1. Mengenal pengertian sikap disiplin.
    2. Mengidentifikasi contoh sikap disiplin di lingkungan sekolah.
    3. Mengidentifikasi contoh perilaku tidak disiplin di sekolah.
    4. Menjelaskan manfaat bersikap disiplin di sekolah.
    5. Membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin.
    6. Membiasakan sikap disiplin dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.

     

    📌 MATERI: Sikap Disiplin di Lingkungan Sekolah

    Ø Model/Metode Pembelajaran

    Model: Discovery Learning
    Metode: Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan, pengamatan gambar, dan latihan.


    Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

    LKPD, gambar perilaku disiplin, video pembelajaran, dan papan tulis.

     

    Ø Apersepsi

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak hebat, coba Ibu tanya. Siapa yang tadi datang ke sekolah tepat waktu? 🙋‍♀️🙋‍♂️

    Ketika bel berbunyi, apa yang harus kita lakukan? Apakah kita tetap bermain atau segera masuk kelas?

    Bagaimana sikap kita ketika guru sedang menjelaskan? Lalu, apa yang harus kita lakukan jika mendapat jadwal piket?

    Nah, semua kebiasaan tersebut berkaitan dengan sikap disiplin di sekolah.

    Hari ini kita akan belajar bagaimana menjadi anak yang disiplin dengan cara menaati aturan, menghargai waktu, melaksanakan tugas, dan menjaga ketertiban di sekolah.

    Mari belajar dengan tertib, semangat, dan penuh tanggung jawab. 🌷



    A. Apa Itu Disiplin?

    Disiplin adalah sikap menaati aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

    Di sekolah, sikap disiplin berarti kita mematuhi aturan sekolah dan melaksanakan kewajiban dengan baik.

    Anak yang disiplin akan:

    • datang tepat waktu;
    • mengikuti pembelajaran dengan tertib;
    • mendengarkan guru;
    • mengerjakan tugas;
    • menjaga kebersihan;
    • melaksanakan piket;
    • menaati aturan sekolah.

    B. Sikap Disiplin di Lingkungan Sekolah

    Contoh sikap disiplin di sekolah:

    1. Datang ke sekolah tepat waktu.
    2. Memakai seragam sesuai aturan.
    3. Berbaris dengan rapi.
    4. Masuk kelas ketika bel berbunyi.
    5. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.
    6. Mendengarkan guru saat menjelaskan.
    7. Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    8. Mengerjakan tugas tepat waktu.
    9. Membawa perlengkapan belajar.
    10. Melaksanakan piket sesuai jadwal.
    11. Membuang sampah pada tempatnya.
    12. Merapikan meja dan alat belajar setelah digunakan.
    13. Meminta izin ketika ingin keluar kelas.
    14. Mengikuti kegiatan sekolah dengan tertib.
    15. Menaati peraturan sekolah.

    C. Perilaku Tidak Disiplin di Sekolah

    Perilaku tidak disiplin adalah perilaku yang tidak menaati aturan atau tidak melaksanakan kewajiban dengan baik.

    Contohnya:

    1. Datang terlambat ke sekolah.
    2. Tidak memakai seragam sesuai aturan.
    3. Bermain ketika guru sedang menjelaskan.
    4. Berbicara sendiri saat pembelajaran.
    5. Tidak mengerjakan tugas.
    6. Tidak membawa perlengkapan belajar.
    7. Tidak melaksanakan piket.
    8. Membuang sampah sembarangan.
    9. Keluar kelas tanpa izin.
    10. Mengganggu teman saat belajar.

    D. Manfaat Bersikap Disiplin di Sekolah

    Kita harus membiasakan sikap disiplin karena dapat:

    🌱 membuat kegiatan belajar menjadi tertib;
    🌱 membantu kita menggunakan waktu dengan baik;
    🌱 membuat kelas menjadi nyaman;
    🌱 melatih rasa tanggung jawab;
    🌱 membuat kita dipercaya oleh guru dan teman;
    🌱 membantu kita menjadi anak yang mandiri.


    Ø Soal Asesmen / Post Test

    Pilihlah jawaban yang tepat!

    1. Sikap menaati aturan disebut sikap ....
      a. malas
      b. disiplin
      c. nakal
    2. Kita sebaiknya datang ke sekolah ....
      a. terlambat
      b. sesuka hati
      c. tepat waktu
    3. Ketika guru sedang menjelaskan, kita harus ....
      a. mendengarkan
      b. bermain
      c. berlari
    4. Anak yang mendapat jadwal piket harus ....
      a. menghindar
      b. melaksanakan piket
      c. pulang lebih dahulu
    5. Sampah di sekolah harus dibuang ....
      a. di lantai
      b. di halaman
      c. pada tempatnya
    6. Jika ingin keluar kelas, kita sebaiknya ....
      a. meminta izin
      b. langsung pergi
      c. berlari keluar
    7. Mengerjakan tugas tepat waktu merupakan contoh sikap ....
      a. disiplin
      b. malas
      c. tidak peduli
    8. Setelah menggunakan alat belajar, kita harus ....
      a. membiarkannya
      b. merapikannya
      c. membuangnya
    9. Datang terlambat ke sekolah merupakan perilaku ....
      a. disiplin
      b. tertib
      c. tidak disiplin
    10. Sikap disiplin membuat kegiatan belajar menjadi ....
      a. tertib
      b. kacau
      c. berantakan

    Ø Kunci Jawaban/uraian:

    1. b. disiplin
    2. c. tepat waktu
    3. a. mendengarkan
    4. b. melaksanakan piket
    5. c. pada tempatnya
    6. a. meminta izin
    7. a. disiplin
    8. b. merapikannya
    9. c. tidak disiplin
    10. a. tertib

    Ø Kesimpulan dan refleksi: