http://i48.tinypic.com/eamrur.jpg Source: https://www.linksukses.com/2013/01/menampilkan-kursor-animasi-pada-blog.html

22/07/26

Kamis, 23 Juli 2026-2.A-Matematika & B. Indonesia

Hari, Tanggal: Kamis, 23 Juli 2026

Kelas: 2 A
Mata Pelajaran: Matematika & B. Indonesia
Guru Kelas: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.

Materi Pokok: Bilangan cacah sampai 100 (Matematika), jenis-jenis perasaan (B. Indonesia) 



Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. 

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah mengenal jenis-jenis perasaan, mengenal bendera negara Indonesia. Hari ini kita akan belajar bilangan cacah sampai 100. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! Semangat Selalu! 

📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Menyebutkan informasi pokok (siapa, apa, kapan, di mana) yang terdapat dalam percakapan.
  3. Menemukan kata atau kalimat yang menunjukkan perasaan tokoh dalam percakapan
  4. Mengenali dan menyebutkan jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut, bangga, malu) yang disampaikan dalam percakapan.

Matematika:

  1. Membaca dan menuliskan bilangan cacah sampai 100 dengan benar
  2. Menghubungkan lambang bilangan dengan banyak benda sampai 100 secara tepat.
  3. emperkirakan banyak benda dan membandingkan hasil perkiraan dengan jumlah sebenarnya.
  4. Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 100 menggunakan intuisi bilangan.
  5. Menentukan bilangan yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak dalam berbagai situasi sederhana

📌 Materi Bahasa Indonesia:

Menemukan Informasi Penting dari Percakapan


Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk saling menyampaikan informasi, pendapat, atau perasaan.

Informasi penting adalah hal utama yang ingin disampaikan dalam percakapan. Saat mendengarkan percakapan, kita dapat menemukan:

1.       Siapa yang berbicara?

2.       Apa yang sedang dibicarakan?

3.       Di mana percakapan terjadi?

4.       Kapan peristiwa terjadi? (jika ada)

5.       Bagaimana perasaan tokoh dalam percakapan?

 


Perasaan adalah sesuatu yang kita rasakan saat mengalami suatu kejadian. Setiap orang bisa memiliki perasaan yang berbeda.

Cara Menyampaikan Perasaan dengan Baik

  • Berbicara dengan sopan.
  • Mengatakan apa yang dirasakan dengan jujur.
  • Mendengarkan teman saat berbicara.
  • Meminta bantuan jika merasa sedih atau takut.

Hubungan Percakapan dengan Perasaan

Saat mendengarkan percakapan, kita dapat mengetahui perasaan tokoh melalui kata-kata dan ekspresi yang mereka sampaikan.

Contoh:

  • "Aku sangat senang hari ini." → 😊 Senang
  • "Aku sedih karena kehilangan buku." → 😢 Sedih
  • "Aku takut gelap." → 😨 Takut
  • "Aku bangga bisa membaca lancar." → 😌 Bangga

 Asesmen:


📌 Materi Matematika



A. Mengenal Intuisi Bilangan (Number Sense)

Intuisi bilangan (number sense) adalah kemampuan memahami makna suatu bilangan. Siswa tidak hanya mengenal angka, tetapi juga memahami bahwa angka menunjukkan banyaknya suatu benda.

Contoh:

1.     Angka 15 berarti ada lima belas benda.

2.     Angka 40 berarti ada empat puluh benda.

3.     Angka 100 berarti ada seratus benda.

Bilangan digunakan untuk menghitung benda di sekitar kita, seperti buku, pensil, buah, atau teman di kelas.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

  1. Di rak terdapat 28 buku.
  2. Di meja ada 15 pensil.
  3. Di halaman sekolah tumbuh 42 bunga.

Semakin besar bilangannya, semakin banyak jumlah bendanya.


B. Memperkirakan Banyak Benda

Memperkirakan adalah menebak jumlah benda yang mendekati jumlah sebenarnya tanpa menghitung satu per satu.

Saat memperkirakan, kita dapat melihat:

  • ukuran kumpulan benda,
  • banyak sedikitnya benda,
  • kelompok benda yang terlihat.

Contoh: 

🍎 Sekelompok apel tampak memenuhi satu keranjang kecil.

Perkiraan:
"Menurutku ada sekitar 20 apel."

Kemudian dihitung bersama.

Jumlah sebenarnya: 22 apel.

Artinya perkiraan sudah cukup dekat.


C. Menghubungkan Lambang Bilangan dengan Banyak Benda

Setiap lambang bilangan menunjukkan banyaknya benda.

Contoh:

⭐ 18 → ada 18 bintang.

🍎 25 → ada 25 apel.

📚 42 → ada 42 buku.

Semakin banyak bendanya, semakin besar bilangan yang digunakan.

Contoh

Jika terdapat:
🐤🐤🐤🐤🐤🐤🐤🐤

Jumlah anak ayam = 8

Lambang bilangannya adalah 8.


D. Membandingkan Banyak Benda dan Bilangan

Membandingkan berarti menentukan mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak.

Gunakan tanda:

  • > = lebih besar dari
  • < = lebih kecil dari
  • = = sama dengan

Contoh 1

Kelompok A = 35 bola

Kelompok B = 42 bola

Karena 42 lebih banyak daripada 35, maka: 35 < 42


Contoh 2

Kelas A memiliki 28 siswa.

Kelas B memiliki 28 siswa.

Maka: 28 = 28


Contoh 3

Kotak merah berisi 67 pensil.

Kotak biru berisi 54 pensil.

Maka: 67 > 54


E. Menjelaskan Hasil Perkiraan

Setelah memperkirakan, siswa dapat menjelaskan alasan hasil perkiraannya dengan kalimat sederhana.

Contoh:

   "Gelas ini saya perkirakan berisi sekitar 30 kelereng karena terlihat hampir penuh."

2.       "Menurut saya ada sekitar 18 buku di meja karena saya melihat ada beberapa tumpukan buku."

3.       "Saya memperkirakan ada sekitar 50 daun karena jumlahnya cukup banyak."

Tidak masalah jika hasil perkiraan berbeda sedikit dari jumlah sebenarnya. Yang penting dapat memberikan alasan yang masuk akal.

Asesmen:

 


 

📌 Refleksi Pembelajaran:

 


21/07/26

Rabu, 22 Juli 2026-2.A-B. Indonesia & Pancasila

Hari, Tanggal: Rabu, 22 Juli 2026

Kelas: 2 A
Mata Pelajaran: Pancasila, Matematika & Seni Rupa
Guru Kelas: Hj. Risa Melinda Syahrie, S.Pd dan Tika Novalia Wisudayanti, S.Pd.

Materi Pokok: Mengenal lagu kebangsaan negara Indonesia (P. Pancasila), 



Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. 

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah mengenal kembali unsur-unsur dalam seni rupa, mengenal bendera negara Indonesia dan intuisi bilangan cacah sampai 100. Hari ini kita akan belajar Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! Semangat Selalu! 


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Pendidikan Pancasila: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

📌Materi Pendidikan Pancasila


  • “Kapan kamu pernah mendengar lagu "Indonesia Raya"?”

    “Mengapa kita harus menyanyikan lagu kebangsaan dengan semangat dan sikap yang baik?”


  • ·         "Siapa yang tahu lagu apa yang dinyanyikan saat upacara?”

    ·         "Apa nama lagu yang paling penting di Indoensia

  • Apa yang dilakukan semua orang saat lagu dinyanyikan? Lagu apa yang dinyanyikan?

  • “Mengapa kita harus menyanyikan lagu itu dengan sikap hormat?”

  • Bagaimana cara menyanyikan lagu itu dengan baik?”


  • Mengenal Lagu Indonesia Raya

  • 📗 Lagu Kebangsaan Indonesia

    a.    Nama Lagu Kebangsaan

    Lagu kebangsaan negara kita adalah “Indonesia Raya”.

    Lagu “Indonesia Raya” diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman (W.R. Supratman).

    b.    Lagu ini biasanya dinyanyikan saat:

    ·  Upacara bendera di sekolah.

    ·  Hari Kemerdekaan (17 Agustus).

    ·  Acara resmi kenegaraan atau nasional.

     

    📗Menyanyikan Lagu “Indonesia Raya”

    a.       Sikap saat menyanyikan lagu:

    ·  Berdiri tegak.

    ·  Sikap hormat (bagi yang memakai seragam, memberi hormat sesuai aturan).

    ·  Bernyanyi dengan percaya diri, tidak bercanda.

    b.       Lirik Lagu Indonesia Raya (Satu Stanza)

    Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku 

    Di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku 

    Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku 

    Marilah kita berseru, Indonesia bersatu 

                            Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku 

                            Bangsaku, rakyatku, semuanya 

                            Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya 

                            Untuk Indonesia Raya 

    Indonesia Raya, merdeka Merdeka

    Tanahku, negeriku yang kucinta

    Indonesia Raya, merdeka merdeka 

    Hiduplah Indonesia Raya

     

    📗 Menunjukkan Sikap Cinta Tanah Air

    a.    Apa itu cinta tanah air?

    Cinta tanah air berarti menyayangi dan bangga terhadap negara kita, Indonesia.

    b.    Contoh sikap cinta tanah air:

    ·  Mengikuti upacara bendera dengan tertib.

    ·  Menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan rumah.

    ·  Memakai dan menghormati simbol negara (bendera, lagu, lambang).

    ·  Belajar dengan semangat agar bisa menjadi warga negara yang baik.

    ·  Tidak merusak bendera atau menyanyikan lagu kebangsaan dengan main-main.

    c.    Bentuk kegiatan yang bisa dilakukan:

    ·  Menggambar bendera Indonesia dan menjelaskan warnanya.

    ·  Menyanyikan lagu "Indonesia Raya" dengan baik.

    ·  Mendengarkan kisah para pahlawan.

    ·  Membuat poster tentang cinta tanah air.

    ·  Melakukan kegiatan gotong royong di sekolah.

  • \

  • Latihan :

    1. A. Tes Lisan

      1.      Apa nama lagu kebangsaan Indonesia?
      🗣 Jawaban: ________________________________________

      2.      Apa fungsi lagu kebangsaan Indonesia?
      🗣 Jawaban: ________________________________________

      3.      Sebutkan kapan atau di mana lagu “Indonesia Raya” biasa dinyanyikan!
      🗣 Jawaban: ________________________________________

      4.      Bagaimana sikap yang benar saat menyanyikan lagu kebangsaan?
      🗣 Jawaban: ________________________________________

      5.      Sebutkan contoh sikap cinta tanah air?
      🗣 Jawaban: ________________________________________


      B. Unjuk Kerja (Praktik)

      🎤 Tugasmu:
      Tunjukkan sikap hormat dan percaya diri saat menyanyikan lagu “Indonesia Raya” di depan kelas.

       Perhatikan hal berikut:

      ·         Berdiri tegak

      ·         Sikap hormat

      ·         Menyanyi dengan suara jelas

      ·         Wajah menunjukkan rasa bangga