http://i48.tinypic.com/eamrur.jpg Source: https://www.linksukses.com/2013/01/menampilkan-kursor-animasi-pada-blog.html

18/01/26

Senin 19 Januari 2026

  Hari, Tanggal : Senin 19 Januari 2026

Kelas : 1 A.

Guru Kelas : Risa Meilinda Syahrie, S.Pd dan Juwitasari Pebriani, S.Pd





Isra Mi'raj adalah peristiwa perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsha di Madinah. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke langit ketujuh untuk bersua dibalik tabir dengan Allah SWT.

Latar Belakang Isra Mi'raj

Peristiwa isra Mi'raj dilatar belakangi kondisi Rasulullah SAW yang sedang menghadapi masa-masa berat dalam dakwah. Saking beratnya, hingga tahun tersebut disebut dengan amul huzni atau tahun duka cita.


Ada tiga peristiwa yang membuat Rasulullah merasakan duka cita mendalam, yaitu:

1. Wafatnya Abu Thalib

Abu Thalib adalah paman Nabi Muhammad SAW. Ia adalah pelindung utama selama dakwah berlangsung. Wafatnya Abu Thalib membawa duka cita yang mendalam. Salah satu pilar yang mendukung dakwahnya telah tiada.

Ditambah lagi, Abu Thalib tidak mau memeluk agama yang dibawanya hingga meninggal. Hal ini membuat Rasulullah SAW tidak dapat menolongnya dari siksa neraka di akhirat.

2. Wafatnya Khadijah binti Khuwailid

Khadijah adalah istri yang sangat setia mendampingi dakwah Nabi Muhammad SAW. Ia memberikan semangat dan memotivasi untuk tidak lelah dalam berdakwah. Kehadirannya menguatkan dan membawa ketenangan.

Wafatnya Khadijah membuat Nabi merasakan kehilangan yang teramat sangat. Salah satu pilar yang menyokong dakwahnya telah tiada.


3. Penolakan Dakwah di Thaif

Dakwah di Mekkah menemui jalan buntu. Blokade dan penentangan terhadap dakwah semakin keras. Dakwah Islam sulit berkembang di Mekkah.

Nabi Muhammad SAW kemudian mencoba mencari lahan dakwah lain. Nabi Muhammad SAW didampingi anak angkatnya, Zaid bin Haritsah, menuju Thaif untuk mendakwahkan Islam. Namun bukan penerimaan yang diterima, tetapi penolakan dan penghinaan yang keras.

Saat berada di Thaif, Nabi Muhammad SAW dan Zaid bin Haritsah diusir dan dilempari dengan batu sampai gigi Rasulullah SAW berdarah.

Baca juga: 10 Contoh Pidato Isra Miraj 2026 yang Bermakna, Bisa Dibuat Otomatis via AI

Tiga peristiwa itu membuat Nabi berada dalam duka cita mendalam. Untuk itulah Allah SWT memberikan penguatan dengan peristiwa Isra Mi'raj.

Kronologi Lengkap Peristiwa Isra Mi'raj

Inilah kronologi lengkap peristiwa Isra Mi'raj dari awal keberangkatan hingga kembali lagi ke Mekkah.

1. Persiapan Isra Mi'raj

Persiapan Isra Mi'raj dimulai ketika Malaikat Jibril datang menemui Rasulullah SAW. Malaikat Jibril kemudian membelah dada Nabi, mengambil jantung (hati) untuk dibersihkan dengan air zamzam, dimasukkan iman dan hikmah, kemudian dikembalikan ke tempat semula.

Di luar Masjidil Haram, Malaikat Jibril sudah menyediakan kendaraan bernama buraq. Ia sejenis kuda dengan ukuran sedang dan mempunyai sayap untuk terbang.

Baca juga: Latar Belakang Isra Miraj: Rihlah Bagi Jiwa yang Dilanda Duka

2. Perjalanan Isra': Perjalanan dari Mekkah ke Palestina

Setelah persiapan selesai, Rasulullah SAW diberangkatkan menuju Masjidil Aqsha di Palestina mengendarai buraq. Sebelum sampai di Masjidil Aqsha, Nabi Muhammad SAW singgah di tiga tempat, yaitu:

  • Yatsrib yang kelak bernama Madinah, calon tempat hijrah umat Islam
  • Bukit Sinai, tempat Nabi Musa AS berdialog dengan Allah SWT dan menerima wahyu
  • Baitul Lahm atau Betlehem, tempat lahirnya Nabi Isa AS.

Sesampainya di Masjidil Aqsha, Rasulullah SAW menjadi imam sholat bagi para Nabi dan Rasul. Ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW adalah penutup dan penghulu para Nabi dan Rasul.

3. Perjalanan Mi'raj: Menuju Langit Ketujuh

Rangkaian perjalanan dilanjutkan menuju langit ke tujuh. Selama perjalanan, Rasulullah SAW dipertemukan dengan para Nabi di setiap tingkatan langit.

  • Langit Pertama: Bertemu Nabi Adam AS.
  • Langit Kedua: Bertemu Nabi Isa AS. dan Nabi Yahya AS.
  • Langit Ketiga: Bertemu Nabi Yusuf AS.
  • Langit Keempat: Bertemu Nabi Idris AS.
  • Langit Kelima: Bertemu Nabi Harun AS.
  • Langit Keenam: Bertemu Nabi Musa AS.
  • Langit Ketujuh: Bertemu Nabi Ibrahim AS.

Setiap Nabi memberikan penghormatan dan penguatan terhadap tugas mengemban risalah yang sedang dijalani Rasulullah SAW.

Baca juga: Kisah Isra Mi’raj 2026: 27 Rajab 1447 H Jatuh 16 Januari, Ini Makna dan Hikmahnya

4. Sidratul Muntaha dan Perintah Sholat

Puncak perjalanan Rasulullah SAW saat tiba di Sidratul Muntaha. Sidraha artinya pohon bidara dan muntaha artinya terakhir. Sidratul Muntaha adalah batas terakhir yang bisa dicapai makhluk Allah SWT.

Di tempat tersebut, Rasulullah SAW menerima perintah untuk mengerjakan sholat. Semula sholat wajib berjumlah 50 waktu. Namun berkat nasehat Nabi Musa, jumlah waktu dikurangi hingga berjumlah 5 waktu yang nilainya sama dengan 50 waktu.

5. Kembali ke Mekkah

Setelah selesai melakukan perjalanan Mi'raj, Rasulullah SAW kembali ke Mekkah. Peristiwa Isra Mi'raj itu hanya terjadi dalam satu malam saja.

Baca juga: 50 Contoh Ucapan Isra Miraj 1447 H Penuh Makna, Cocok Dibagikan di Medsos

Keesokan harinya, Rasulullah SAW menceritakan peristiwa Isra Mi'raj kepada penduduk Mekkah. Banyak yang tidak mempercayai kisah tersebut. Bahkan ada sebagian kaum muslimin yang murtad.

Untunglah tampil Abu Bakar. Ia dengan penuh keimanan membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa selalu membenarkan apapun yang dikatakan Rasulullah SAW. Hal ini membuat sebagian besar umat Islam kembali kepada keimanan dan tidak sedikitpun meragukan Rasulullah SAW.

Atas perannya tersebut, Abu Bakar mendapat Gelar Ash Shiddiq, yaitu orang yang selalu mebenarkan perkataan Rasulullah SAW.

Baca juga: Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Belajar Keteguhan Iman dari Abu Bakar di Peristiwa Isra Miraj

Hikmah Isra Mi'raj

Peristiwa Isra Mi'raj memberikan hikmah yang luar biasa bagi perjalanan dakwah dan keimanan. Berikut beberapa hikmah yang bisa diambil dari peristiwa Isra Mi'raj:

  • Setiap kesulitan pasti ada kemudahan yang mengikutinya. Duka cita Nabi Muhammad SAW digantikan dengan kemuliaan Isra Mi'raj.
  • Allah SWT tidak akan membiarkan hamba pilihan-Nya menderita berkepanjangan.
  • Sholat adalah ibadah utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadi sarana untuk meminta pertolongan Allah SWT
  • Keimanan akan diuji untuk mengetahui seberapa kuat iman itu tertanam dalam hati. Orang-orang yang tetap teguh dalam keimanan akan mendapat kemuliaan







0 komentar:

Posting Komentar