بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
Ø Capaian Pembelajaran
Murid mampu mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.
Ø Tujuan Pembelajaran
Murid mampu mengidentifikasi contoh aturan di lingkungan keluarga, membedakan perilaku mematuhi dan melanggar aturan, menjelaskan manfaat mematuhi aturan, serta menceritakan sikap mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak dan mengamati permasalahan sederhana yang terjadi dalam kehidupan keluarga dengan tertib serta memahami pentingnya mematuhi aturan.
Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan aturan di rumah dengan nilai-nilai Pancasila dan pengalaman sehari-hari.
Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui gambar, cerita sederhana, diskusi, permainan mencocokkan perilaku dengan aturan, dan praktik mencari solusi.
Ø Alur Tujuan Pembelajaran
Mengenal pengertian aturan di lingkungan keluarga.
Mengidentifikasi berbagai aturan yang berlaku di rumah.
Membedakan perilaku mematuhi dan melanggar aturan.
Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di lingkungan keluarga.
Menjelaskan akibat tidak mematuhi aturan.
Menghubungkan sikap mematuhi aturan dengan nilai-nilai Pancasila.
Menceritakan pengalaman mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam melaksanakan aturan keluarga.
Mengenal pengertian aturan di lingkungan keluarga.
Mengidentifikasi berbagai aturan yang berlaku di rumah.
Membedakan perilaku mematuhi dan melanggar aturan.
Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di lingkungan keluarga.
Menjelaskan akibat tidak mematuhi aturan.
Menghubungkan sikap mematuhi aturan dengan nilai-nilai Pancasila.
Menceritakan pengalaman mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam melaksanakan aturan keluarga.
Ø Apersepsi
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.A! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran. Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar pembelajaran hari ini diberikan kemudahan dan keberkahan. Aamiin. 🤲✨
Anak-anak, siapa yang setiap pagi merapikan tempat tidur? Siapa yang meminta izin kepada Ayah atau Bunda sebelum bermain? Siapa yang membantu orang tua merapikan rumah?
Mengapa kita harus melakukan hal tersebut?
Nah, anak-anak, di rumah terdapat aturan yang harus kita patuhi agar keluarga hidup tertib, nyaman, aman, dan rukun. Contohnya, kita harus merapikan mainan setelah bermain, berbicara sopan kepada orang tua, dan meminta izin sebelum pergi bermain.
Bagaimana jika kita tidak mematuhi aturan? Rumah bisa menjadi berantakan, pekerjaan terbengkalai, dan anggota keluarga dapat merasa terganggu.
Allah Swt. mengajarkan kita untuk berbuat baik, menghormati orang tua, dan melaksanakan tanggung jawab. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri mematuhi aturan di rumah dengan penuh kesadaran.
Hari ini kita akan belajar tentang sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga, mengetahui contoh aturannya, manfaat mematuhinya, serta akibat jika kita tidak mematuhi aturan.
Yuk, belajar dengan semangat, tertib, dan gembira! 🌷
📌 MATERI: MEMATUHI ATURAN DI LINGKUNGAN KELUARGA
Ø Model/Metode Pembelajaran
Model: Discovery Learning
Metode: Tanya jawab, pengamatan, diskusi, penugasan, permainan, dan refleksi.
Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga
LKPD, gambar kegiatan di lingkungan keluarga, kartu gambar perilaku mematuhi dan melanggar aturan, papan tulis, serta video pembelajaran.
A. Apa Itu Aturan?
Aturan adalah ketentuan yang harus dipatuhi agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan nyaman.
Aturan dapat ditemukan di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.
Di dalam keluarga, aturan dibuat agar semua anggota keluarga dapat hidup rukun, tertib, saling menghormati, dan bertanggung jawab.
Contohnya:
Merapikan tempat tidur setelah bangun.
Meminta izin sebelum bermain.
Membantu orang tua.
Berbicara sopan kepada anggota keluarga.
B. Contoh Aturan di Lingkungan Keluarga
Contoh aturan yang dapat dilakukan di rumah:
Bangun dan tidur tepat waktu.
Merapikan tempat tidur setelah bangun.
Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
Berbicara dengan sopan kepada orang tua.
Meminta izin sebelum bermain atau pergi.
Membantu pekerjaan rumah sesuai kemampuan.
Menjaga kebersihan rumah.
Merapikan mainan setelah digunakan.
Tidak bertengkar dengan saudara.
Mendengarkan nasihat Ayah dan Bunda.
Makan dengan tertib.
Menggunakan barang milik keluarga dengan baik.
C. Sikap Mematuhi Aturan
Mematuhi aturan berarti melakukan sesuatu sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati atau diberikan oleh orang tua.
Contoh:
Aturan: Merapikan mainan setelah bermain.
Sikap: Setelah bermain, kita mengembalikan mainan ke tempatnya.
Aturan: Meminta izin sebelum bermain di luar.
Sikap: Kita meminta izin kepada Ayah atau Bunda sebelum pergi bermain.
Aturan: Membantu orang tua.
Sikap: Kita membantu merapikan meja makan atau menyapu sesuai kemampuan.
Aturan: Tidur tepat waktu.
Sikap: Kita berhenti bermain dan bersiap tidur sesuai waktu yang ditentukan.
D. Manfaat Mematuhi Aturan
Jika semua anggota keluarga mematuhi aturan, kehidupan di rumah menjadi:
Tertib.
Aman.
Nyaman.
Bersih.
Rukun.
Saling menyayangi.
Mematuhi aturan juga merupakan bentuk tanggung jawab dan sikap menghormati anggota keluarga.
E. Akibat Tidak Mematuhi Aturan
Jika aturan tidak dipatuhi, dapat terjadi:
Rumah menjadi tidak tertib.
Pekerjaan menjadi terbengkalai.
Orang lain merasa terganggu.
Terjadi pertengkaran.
Lingkungan menjadi kotor.
Kita dapat mendapat teguran dari orang tua.
Oleh karena itu, kita harus berusaha mematuhi aturan dengan penuh tanggung jawab.
F. Aturan Keluarga dan Nilai-Nilai Pancasila
Mematuhi aturan di rumah merupakan salah satu bentuk penerapan nilai-nilai Pancasila.
Sila ke-1 – Ketuhanan Yang Maha Esa
Contoh:
Berdoa sebelum makan.
Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.
Melaksanakan ibadah sesuai agama masing-masing.
Sila ke-2 – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Contoh:
Berbicara sopan kepada orang tua.
Menyayangi anggota keluarga.
Membantu saudara yang membutuhkan.
Sila ke-3 – Persatuan Indonesia
Contoh:
Hidup rukun bersama keluarga.
Bekerja sama membersihkan rumah.
Tidak bertengkar dengan saudara.
Sila ke-4 – Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Contoh:
Berdiskusi bersama keluarga.
Mendengarkan pendapat anggota keluarga.
Bermusyawarah ketika menentukan kegiatan bersama.
Sila ke-5 – Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Contoh:
Berbagi makanan dengan saudara.
Melaksanakan tugas rumah dengan adil.
Tidak mengambil barang milik orang lain tanpa izin.
G. Contoh Perilaku di Rumah
Perhatikan contoh berikut!
1. Rani selesai bermain. Ia segera merapikan mainannya.
Rani mematuhi aturan karena mengembalikan mainan ke tempatnya.
2. Budi ingin bermain di luar rumah. Ia meminta izin kepada Bunda.
Budi mematuhi aturan karena meminta izin sebelum pergi.
3. Siti diminta membantu merapikan meja makan, tetapi ia tidak mau.
Siti belum mematuhi aturan karena tidak melaksanakan tugasnya.
4. Ali dan kakaknya bekerja sama membersihkan kamar.
Ali dan kakaknya mematuhi aturan serta menunjukkan sikap bekerja sama.
5. Dina berbicara dengan suara keras kepada ibunya.
Dina belum mematuhi aturan karena tidak berbicara dengan sopan.
6. Riko selesai makan dan meletakkan piring kotor di tempatnya.
Riko mematuhi aturan karena menjaga kebersihan rumah.
🌟 Ingat!
Aturan → Dipatuhi → Rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun.
Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi juga diamalkan melalui perilaku sehari-hari di keluarga.
📝 SOAL LATIHAN / ASESMEN
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Aturan dibuat agar kehidupan di rumah menjadi ....
a. berantakan
b. tertib
c. gaduhContoh sikap mematuhi aturan di rumah adalah ....
a. merapikan tempat tidur
b. membiarkan mainan berserakan
c. bertengkar dengan saudaraSebelum bermain di luar rumah, kita harus ....
a. langsung pergi
b. meminta izin kepada orang tua
c. tidak memberi tahu siapa punJika selesai bermain, kita sebaiknya ....
a. membiarkan mainan di lantai
b. menyuruh orang lain merapikannya
c. merapikan mainan ke tempatnyaManfaat mematuhi aturan di rumah adalah ....
a. keluarga hidup rukun
b. rumah menjadi kotor
c. sering terjadi pertengkaranContoh sikap yang sesuai dengan sila kedua Pancasila di rumah adalah ....
a. berbicara sopan kepada orang tua
b. mengejek saudara
c. tidak mau membantu keluargaBekerja sama membersihkan rumah merupakan contoh penerapan sila ....
a. pertama
b. ketiga
c. kelimaJika tidak mematuhi aturan, rumah dapat menjadi ....
a. tertib
b. nyaman
c. berantakanKetika orang tua memberikan nasihat, kita sebaiknya ....
a. mendengarkan dengan baik
b. membantah dengan kasar
c. meninggalkan orang tuaSikap mematuhi aturan menunjukkan bahwa kita memiliki ....
a. sifat malas
b. tanggung jawab
c. sikap tidak peduli
B. Isian Singkat
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!
Aturan harus kita ....
Setelah bangun tidur, kita sebaiknya merapikan ....
Sebelum pergi bermain, kita harus meminta ....
Mematuhi aturan membuat keluarga hidup ....
Jika selesai bermain, mainan harus dikembalikan ke ....
Berbicara sopan kepada orang tua merupakan contoh sikap ....
Membantu orang tua membersihkan rumah merupakan bentuk ....
Jika tidak mematuhi aturan, rumah dapat menjadi ....
Bekerja sama membersihkan rumah merupakan contoh penerapan sila ke-....
Mematuhi aturan merupakan bentuk sikap ....
C. Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
Apa yang dimaksud dengan aturan?
Sebutkan tiga contoh aturan di lingkungan keluarga!
Mengapa kita harus mematuhi aturan di rumah?
Bagaimana sikapmu jika melihat adik tidak merapikan mainannya?
Apa manfaat mematuhi aturan bagi kehidupan keluarga?


0 komentar:
Posting Komentar