http://i48.tinypic.com/eamrur.jpg Source: https://www.linksukses.com/2013/01/menampilkan-kursor-animasi-pada-blog.html

18/11/25

Rabu, 19 November 2025

  Hari, Tanggal : Rabu, 19 November 2025

Kelas : 1 A.

Guru Kelas : Risa Meilinda Syahrie, S.Pd dan Juwitasari Pebriani, S.Pd

📌 Metode dan Media ajar
Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning
     Media ajar: Gambar, Kartu Soal, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
  1. Murid dapat menunjukan pemahaman makna simbol matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 menggunakan gambar.
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) 
  1. Murid dapat memberi contoh kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 10 menggunakan gambar atau benda konkret 
📌 Tujuan Pembelajaran (TP):
  1. memberi contoh kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 10 menggunakan gambar atau benda konkret
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
 
Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan sebelumnya kita telah meriview materi Pancasila dan Unsur seni rupa. Nah pada pertemuan kali ini kita akan melaksanakan meriview materi hubungan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dan menyimak cerita . Oke mari sama-sama kita simak pembelajaran hari ini yaa,  semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^

Materi Matematika


Setelah melihat video pembelajaran  bu guru bertanya :
-      Ada berapa jumlah semua buah? Bagaimana cara menulis kalimat matematika nya?

4 + 5 = 9


Contoh Soal :
Fatih memiliki 8 kelereng lalu Fatih memberikan 2 kelereng kepada Nabil. Berapa kelereng Fatih sekarang? 

·     Bagaimana cara kita menuliskan ini dalam kalimat matematika?


Selasa, 18 November 2025

  Hari, Tanggal : Selasa, 18 November 2025

Kelas : 1 A.

Guru Kelas : Risa Meilinda Syahrie, S.Pd dan Juwitasari Pebriani, S.Pd


📌 Metode dan Media ajar

     Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning

   Media ajar: Video pembelajaran, Gambar Burung Garuda, 

    LKPD


📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid memahami unsur rupa warna di lingkungan sekitarnya dan menyimpulkan hasil pemahaman atas dua unsur rupa
  2. Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, mengenal para perumusan pancasila. 


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali dua unsur rupa: warna dalam lingkungan sekitar.      
  2. Murid dapat menjelaskan makna simbol dan sila


📌 Tujuan Pembelajaran (TP):

  1. Memahami unsur rupa (warna) di lingkungan sekitarnya.
  2. Menjelaskan hubungan simbol dan sila dalam lambang Negara Garuda Pancasila.


Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^ 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Nah pada pertemuan kali ini kita akan meriview kembali pelajaran pendidikan pancasila yaitu simbol pancasila dan seni rupa mengenal garis. Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini yaa,  semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^

📌 Materi Seni Rupa 
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!


Setelah mempelajari tentang garis dan bentuk anak anak akan mempelajari unsur seni. Sekarang ananda masuk dalam mengenal warna dalam lingkungan sekitar. 

Pengenalan Warna Dasar

  • Apa itu warna?
    • Warna adalah sesuatu yang membuat benda terlihat berbeda-beda.
    • Warna bisa membuat kita senang, sedih, atau tenang.

Warna-warna dasar:

  • Merah: Seperti warna apel, tomat, atau mobil pemadam kebakaran.
  • Biru: Seperti warna langit, laut, atau baju seragam sekolah.
  • Kuning: Seperti warna matahari, pisang, atau bunga matahari.
  • Hijau: Seperti warna rumput, daun, atau semangka.
  • Ungu: Seperti warna bunga lavender, anggur, atau balon ulang tahun.

Warna Panas

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan hangat, semangat, dan energi.
  • Contoh warna: Merah, oranye, kuning.
  • Efek psikologis: Membangkitkan semangat, gairah, dan perhatian. Sering digunakan untuk menonjolkan sesuatu atau menciptakan suasana yang ceria.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Matahari, api, makanan pedas.

Warna Dingin

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan tenang, sejuk, dan damai.
  • Contoh warna: Biru, hijau, ungu.
  • Efek psikologis: Menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan menciptakan suasana yang nyaman. Sering digunakan untuk menciptakan kesan luas dan kedalaman.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Langit, laut, salju.

Warna Netral

  • Ciri-ciri: Tidak memiliki karakteristik warna panas atau dingin yang kuat.
  • Contoh warna: Putih, hitam, abu-abu, cokelat.
  • Efek psikologis: Menyeimbangkan warna-warna lain, menciptakan latar belakang yang netral, dan memberikan kesan elegan.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Dinding, lantai, pakaian formal.

Perbandingan warna panas, dingin, dan netral


Lembar Aktivitas
Warnailah bentuk di bawah ini!






📌 Materi Pendidikan Pancasila
Marilah kita simak video pembelajaran berikut ini yaa, 
Let's chek it out!! ^^

Burung Garuda Pancasila, sebagai lambang negara Indonesia, memiliki makna yang mendalam di setiap detailnya. Salah satu simbolisme yang menarik adalah jumlah bulu pada tubuh burung garuda. Setiap jumlah bulu tersebut ternyata memiliki korelasi langsung dengan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945.

Rincian Jumlah Bulu dan Maknanya:

  • 17 helai bulu sayap kanan dan kiri: Melambangkan tanggal 17 Agustus, hari di mana Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
  • 45 helai bulu leher: Merujuk pada tahun kemerdekaan, yakni 1945.
  • 19 helai bulu pangkal ekor: Juga melambangkan tahun kemerdekaan, 1945.
  • 8 helai bulu ekor: Menunjukkan bulan Agustus, bulan kedelapan dalam setahun ketika kemerdekaan Indonesia diraih.

Tentu, berikut rangkuman materi tentang hubungan jumlah bulu pada burung Garuda Pancasila dengan tanggal kemerdekaan Indonesia:

Hubungan Jumlah Bulu Garuda Pancasila dengan Tanggal Kemerdekaan

Burung Garuda Pancasila, sebagai lambang negara Indonesia, memiliki makna yang mendalam di setiap detailnya. Salah satu simbolisme yang menarik adalah jumlah bulu pada tubuh burung garuda. Setiap jumlah bulu tersebut ternyata memiliki korelasi langsung dengan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945.

Rincian Jumlah Bulu dan Maknanya:

  • 17 helai bulu sayap kanan dan kiri: Melambangkan tanggal 17 Agustus, hari di mana Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
  • 45 helai bulu leher: Merujuk pada tahun kemerdekaan, yakni 1945.
  • 19 helai bulu pangkal ekor: Juga melambangkan tahun kemerdekaan, 1945.
  • 8 helai bulu ekor: Menunjukkan bulan Agustus, bulan kedelapan dalam setahun ketika kemerdekaan Indonesia diraih.

Pemilihan jumlah bulu dengan makna yang begitu spesifik ini bertujuan untuk:

  • Mengabadikan momen bersejarah: Dengan menyisipkan tanggal kemerdekaan dalam detail lambang negara, maka peristiwa penting tersebut akan selalu diingat oleh generasi penerus.
  • Menghubungkan lambang negara dengan sejarah bangsa: Burung Garuda Pancasila tidak hanya menjadi simbol negara, tetapi juga menjadi representasi perjuangan dan semangat kemerdekaan bangsa Indonesia.
  • Memperkuat nilai-nilai nasionalisme: Simbolisme yang begitu kuat ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme pada seluruh warga negara Indonesia.


📌 REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN
    Berdasarkan pembelajaran hari ini murid dapat menggunakan warna dengan baik.












16/11/25

Senin, 17 November 2025

    Hari, Tanggal : Senin, 17 November 2025

Kelas : 1 A.

Guru Kelas : Risa Meilinda Syahrie, S.Pd dan Juwitasari Pebriani, S.Pd

📌 Metode dan Media ajar
     Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning
     Media ajar: Gambar, Kartu Soal, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
    1. Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
    2. Murid mampu menunjukkan keterampilan menulis pemula dengan benar di atas kertas dan melalui media digital. Murid mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Murid mampu menulis berbagai teks tentang diri, keluarga dan/ atau lingkungan dengan beberapa kalimat sederhana. 
    📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) 
    1. Murid dapat mengenal bentuk benda dilingkungan sekitar
    2. Murid dapat memahami kalimat tanya dan kalimat menggunakan tanda seru
    📌 Tujuan Pembelajaran (TP):
    1. mengenal bentuk benda 
    2. memahami tanda tanya dan tanda seru
    Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
     
    Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan sebelumnya kita telah meriview materi Pancasila dan Unsur seni rupa. Nah pada pertemuan kali ini kita akan melaksanakan melanjutkan materi mengenal bentuk benda dan meriview kembali materi tanda tanya dan tanda seru . Oke mari sama-sama kita simak pembelajaran hari ini yaa,  semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^

    Materi Matematika



    LKPD







    Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan. Bermain juga bisa dilakukan sendiri atau bersama teman. Saat bermain kita belajar bekerja sama, jujur dan mematuhi aturan. Dalam bermain kita juga harus Hati-Hati. 
Ayo kita nyanyikan lagu Kalau Kau Suka Hati agar anak anak lebih semangat lagi. 
Good job anak sholih sholihah sudah semangat. 
Setelah kita bersama sama bernyanyi dan menirukan gerakan mari kita mengenal tanda baca pada kalimat yaitu tanda tanya dan tanda seru.. Lihat video berikut ini..


Tanda baca tanya (?) dan tanda seru (!) memiliki fungsi yang berbeda, yaitu:
 - Tanda tanya digunakan untuk mengakhiri kalimat tanya dan menandai bagian kalimat yang diragukan. Contoh kalimat tanya adalah "Sampai di mana ini?" 

- Tanda seru digunakan untuk mengakhiri kalimat seru, larangan, dan perintah. Contoh kalimat perintah yang diakhiri dengan tanda seru adalah "Tolong matikan lampu di ruang itu!" Tanda seru juga bisa digunakan untuk menunjukkan perasaan yang intens atau mendapatkan perhatian. 

Tanda tanya dan tanda seru termasuk tanda baca yang menandai akhir kalimat.

📌 REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN 
b   Berdasarkan kegiatan pembelajaran haari ini siswa dapat     menyebutkan bangun datar yaang ada di lingkungan sekitar.



























13/11/25

Jumat, 14 Agustus 2025

   Hari, Tanggal : Jumat, 14 Agustus 2025.

Kelas : 1 A.

Mata Pelajaran :  Seni Rupa

Guru Kelas : Risa Meilinda Syahrie, S.Pd dan Juwitasari Pebriani, S.Pd




📌 Metode dan Media ajar

Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning
Media ajar: Video pembelajaran,


📌 Capaian Pembelajaran (CP):Murid memahami unsur rupa di lingkungan sekitarnya dan menyimpulkan hasil pemahaman atas dua unsur rupa



📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
Murid dapat mengenali dua unsur rupa: garis, bidang dan warna dalam lingkungan sekitar.


📌 Tujuan Pembelajaran (TP):
Memahami unsur rupa (bidang) di lingkungan sekitarnya.



Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

Selamat pagi ananda sholeh sholehah.Pada pertemuan sebelumnya kita telah melaksanakan kegiatan pembelajaran warna pada simbol pancasila. Nah pada pertemuan kali ini kita masuk seni rupa mengenal bangun datar. Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini yaa, semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^

📌 Materi Seni Rupa
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!


Setelah mempelajari tentang gari anak anak akan mempelajari unsur seni rupa bidang.
Apa itu bidang?
Bidang adalah unsur seni rupa yang memiliki panjang dan lebar, tetapi tidak memiliki ketebalan. Bidang bisa terlihat datar dan biasanya terbentuk dari garis-garis yang saling bertemu.


Berikut adalah beberapa contoh bidang yang sering kita lihat:


 

REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN 
b   Berdasarkan kegiatan pembelajaran hari ini murid dapat mengetahui bentuk jenis garis di lingkungan sekitar pada mata Seni Rupa






















12/11/25

Kamis, 13 November 2025

 Hari, Tanggal : Kamis, 13 November 2025

Kelas : 1 A.

Guru Kelas : Risa Meilinda Syahrie, S.Pd dan Juwitasari Pebriani, S.Pd

Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning

Media ajar: Video pembelajaran, LKPD


📌 Capaian Pembelajaran (CP):

Murid mengenal aturan di lingkungan keluarga; menceritakan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga; dan menunjukkan perilaku mematuhi aturan dilingkungan keluarga.

Murid mampu menunjukkan keterampilan menulis pemula dengan benar di atas kertas dan melalui media digital. Murid mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Murid mampu menulis berbagai teks tentang diri, keluarga dan/ atau lingkungan dengan beberapa kalimat sederhana.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):     

  1. Murid dapat mengenal hak dan kewajiban bagi anak di sekolah
  2. Murid dapat Menyalin huruf, kata, dan kalimat sederhana dengan rapi dan benar di atas kertas.


📌 Tujuan Pembelajaran (TP):

  1. Mengenal hak dan kewajiban bagi anak di sekolah
  2. Murid dapat menulis huruf kapital dengan bentuk yang jelas dan ukuran yang konsisten.


Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^ 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan sebelumnya kita telah melaksanakan kegiatan pembelajaran operasi hitung penjumlahan dan penguraangan. Nah pada pertemuan kali ini kita melanjutkan materi hak dan kewajiban di rumah. Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini yaa,  semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^


📌 Materi Pendidikan Pancasila
Marilah kita simak video pembelajaran berikut ini yaa, 
Let's chek it out!! ^^


Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah

Apa itu hak? Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita dapatkan.

Apa itu kewajiban? Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan.

Hak di sekolah

  • Mendapatkan pelajaran: Berhak menerima ilmu dan pengajaran dari guru. 
  • Menggunakan fasilitas sekolah: Berhak menggunakan sarana sekolah seperti perpustakaan atau ruang kelas untuk kegiatan belajar. 
  • Mendapat perlakuan adil: Berhak diperlakukan secara adil oleh guru dan teman tanpa membedakan latar belakang. 
  • Bertanya dan berpendapat: Berhak untuk bertanya saat tidak paham dan menyampaikan pendapatnya. 
  • Bermain: Berhak untuk bermain dan bergaul dengan teman-teman selama di sekolah. 
  • Merasa aman: Berhak merasa aman dan terlindungi dari kekerasan atau perundungan. 

Kewajiban di sekolah

  • Menghormati guru dan teman: Wajib menghormati guru, kepala sekolah, dan saling menghargai antar teman. 
  • Menjaga kebersihan dan ketertiban: Wajib menjaga kebersihannya, seperti membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga ketertiban kelas. 
  • Mengikuti peraturan sekolah: Wajib mematuhi seluruh aturan sekolah, termasuk datang tepat waktu dan memakai seragam sesuai jadwal. 
  • Mengikuti pelajaran: Wajib mengikuti semua pelajaran dan tidak meninggalkan kelas tanpa izin. 
  • Melengkapi keperluan sekolah: Wajib membawa perlengkapan sekolah yang dibutuhkan setiap hari. 
  • Menjaga nama baik sekolah: Wajib menjaga nama baik sekolah di mana pun berada. 
  • Memelihara fasilitas sekolah: Wajib ikut menjaga dan merawat barang-barang milik sekolah dengan baik. 
Materi Bahasa Indonesia

Huruf kapital adalah huruf yang lebih besar dan berbentuk khusus, yang digunakan untuk mengawali sebuah kalimat, pada nama orang dan julukan, serta untuk nama-nama penting lainnya seperti hari, bulan, dan agama. Untuk anak SD kelas 1, fokus pada penggunaan paling dasar: di awal kalimat dan untuk menuliskan nama teman atau diri sendiri, agar mereka mudah memahami.
Kegunaan Huruf Kapital
Kapan Menggunakan Huruf Kapital?
  1. Di Awal Kalimat: 
    Tulis huruf pertama pada setiap kalimat dengan huruf kapital. 
    • Contoh: Ayah membaca buku.
    • Contoh: Merekalah yang mengajarkanmu.
  2. Nama Diri (Nama Orang): 
    Gunakan huruf kapital di awal nama orang, termasuk nama kamu dan teman-temanmu. 
    Contoh: Nama saya adalah Kirana. Contoh: Doni dan Nita sedang bermain.
  3. Julukan atau Panggilan Penting: 
    Gunakan huruf kapital untuk julukan atau panggilan orang. 
    Contoh: Jenderal Kancil. 

📌 REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN

Berdasarkan pembelajaran hari ini murid dapat menyebutkan kewajiban di sekolah pada mata Pelajaran Pancasila & Pelajaran Bahasa Indonesia murid dapat menuliskan huruf kapital.